DPRD Jabar Setujui Pengesahan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017

Terasjabar.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menyetujui pengesahan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2017 menjadi peratauran daerah.

“Alhamdulillah, kami menggelar rapat paripurna tersebut dan menyatakan bahwa pendapatan dan belanja daerah Provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan dari APBD 2016,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga dalam siaran persnya yang diterima Antara di Bandung, Kamis (26/7/2018).

Yod menyebutkan pendapatan daerah pada tahun anggaran 2017 telah terealisasi sebesar Rp32 triliun atau 102 persen lebih dari target yang ditetapkan sebesar Rp 31 triliun lebih. Ada kenaikan dari data pada tahun anggaran 2016 yang tercapai 100,4 persen, yaitu sebesar Rp 27 triliun lebih. Capaian ini dapat menjadi indikasi perkembangan perekonomian di Jawa Barat yang makin meningkat.

“Pada dasarnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dalam skala makro dapat dijadikan indikasi makin berkembangnya perekonomian di Jawa Barat karena penerimaan yang bersumber dari PAD secara konseptual berbasis pada pertumbuhan perekonomian masyarakat dan sangat erat kaitannya dengan perkembangan suatu daerah,” ujar Yod.

Belanja daerah pada TA 2017 terealisasikan sebesar Rp 32 triliun lebih atau 95 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 34 triliun. Pencapaian itu, kata dia, meningkat dari data pada TA 2016 yang terealisasi 93,66 persen atau sebesar Rp27 triliun.

Meskipun meningkat dari tahun sebelumnya, menurut dia, capaian belanja daerah yang belum mencapai target 100 persen menjadi catatan dari DPRD untuk pihak pemerintah provinsi Jawa Barat. Badan Anggaran DPRD Jabar menilai bahwa kualitas perencanaan dan pelaksanaan belanja daerah masih kurang maksimal.

Beberapa hal yang menjadi catatan dalam merealisasikan perencanaan tersebut diantaranya terdapat beberapa kegiatan yang hasilnya belum maksimal, kegiatan pembangunan fisik dan infrastruktur memiliki ketergantungan yang tinggi pada situasi dan kondisi di lapangan.

Selain itu, tidak optimalnya target penerimaan dividen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang saat ini ada. Untuk itu, Badan Anggaran DPRD Provinsi Jabar berharap Pemprov Jabar lebih mematangkan perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Khusus terkait dengan BUMD, Badan Anggaran DPRD Jabar berkesimpulan bahwa masih ada beberapa BUMD yang dinilai kurang berkontribusi pada PAD. Oleh karena itu, perlu adanya pengkajian ulang kinerja BUMD yang kurang produktif.

Guna meningkatkan kinerja BUMD, Badan Anggaran DPRD Jabar meminta pihak eksekutif agar dapat meningkatkan upaya pembinaan dan pengawasan yang ketat dalam membenahi BUMD yang bermasalah sehingga BUMD lebih fokus pada bisnis yang benar-benar memberi profit kepada perusahaan dan sesuai dengan business plan yang telah dibuat.

Terkait pendapatan yang diperoleh dari BUMD, lanjut dia, masih ada beberapa BUMD yang belum memberikan kontribusi terhadap PAD, sedangkan anggaran penyiapan modal yang diberikan melalui APBD cukup besar.

Ia menegaskan bahwa tujuan BUMD tidak hanya untuk memperoleh PAD, tetapi ada sisi “social service” di sana. Sehubungan dengan hal itu, pengoptimalan kinerja perlu dikaji ulang bagi BUMD yang tidak produktif.

Menanggapi penyetujuan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017, Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan sangat berterima kasih kepada DPRD Jabar yang telah cermat memeriksa rancangan pertanggungjawaban ini sehingga Jawa Barat dapat kembali mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk yang ketujuh kalinya secara berturut-turut.

Menurut dia, laporan pertanggungjawaban APBD Provinsi Jabar TA 2017 merupakan perwujudan dari akuntabilitas anggaran yang merupakan salah satu prinsip dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan disetujuinya Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2017 menjadi perda, secara yuridis pemprov telah memenuhi tanggung jawab secara kondisional kepala daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang ditegaskan ulang dalam Pasal 320 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” kata Iriawan.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 8 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam