Sore Diusir Aparat, Malamnya Mobil Toko Kembali Mangkal di Bandung

Bandung – Tim Gabungan (Timgab) Satpol PP, Dishub, Polisi dan TNI melakukan razia para pemilik mobil toko (moko) yang berjualan di zona merah atau area dilarang berjualan seperti Jalan Diponegoro, Citarum dan depan Pusdai. Usai diusir oleh aparat, malamnya gerombolan moko kembali mangkal di kawasan tersebut.

Selasa (5/6/2018) malam, mereka memarkir moko di tepi jalan yang sebelumnya ditertibkan Timgab. Bahkan hingga pukul 22.45 WIB, aktivitas jual-beli di lokasi ini masih menggeliat.

Meski sudah larut malam, tak menyurutkan niat warga untuk berburu aneka produk yang dipamerkan moko. Salah seorang pemilik moko, Ivan, mengaku tak ciut dengan pengusiran aparat.

Tak jauh berbeda diungkapkan Leksi, pedagang kemeja. Ia tetap dagang karena melihat masih banyak warga yang berdatangan, ditambah modal yang dikeluarkannya sudah cukup besar.Sebab selain urusan perut, ia mengaku berani berjualan karena kekompakan teman-temannya.

“Tadi biasa saja, buka setelah Magrib. Saya lihat teman-teman pada buka lapak, ya saya juga ikutan. Ini kan masih banyak yang beli. Sayang juga kalau enggak jualan. Modal produksi dari sebelum puasa sudah lumayan besar,” katanya.

Penampakan Mobil toko di Jalan Citarum

Di sisi lain, rapatnya moko di sepanjang bahu jalan mengakibatkan penyempitan badan jalan. Banyaknya warga yang parkir dan memperlambat laju kendaraan demi melihat atau beli produk jualan moko ini memicu terhambatnya kelancaran arus lalu lintas.

Aktivitas jual beli di lokasi ini biasanya akan berakhir pada pukul 24.00 WIB atau seiring berkurangnya warga yang datang. Di lokasi tidak terlihat satu aparat berwenang menertibkan, termasuk Timgab yang sempat mengusir moko.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *