Jelang Pemilu 2019, KNPI Kota Bandung Gelar Diskusi Lintas Agama
Terasjabar.co – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung menggelar diskusi jelang pemilu 2019 yang damai tanpa ada isu sara di Hotel Prime Park Hotel, Jalan PH. Mustofa, Kota Bandung, Sabtu (3/11/2018).
Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD KNPI Kota Bandung, Ujang Miftahudin mengatakan bangsa Indonseia akan dihadapkan dalam hajat besar yaitu pesta demokrasi untuk memilih pemimpin negara.
Salah satu elemen penting yang harus dijaga bersama, menurutnya, adalah kondusifitas dan kerukunan umat beragama agar terciptanya pemilu yang aman tanpa adanya isu SARA dan kekerasan yang mengatasnamakan “Agama”.
“Karena akhir-akhir ini isu agama menjadi satu isu yang sensitif untuk menjatuhkan lawan politik dan mengadu dombakan masyarakat khususnya umat beragama,” ujarnya.
Ujang Miftahudin melanjutkan, Kondisi masyarakat sekarang semakin mudah digiring opininya dengan begitu banyaknya menyebar berita hoaks atau berita bohong yang mengatasnamakan agama demi tercapainya kepentingan politik satu golongan saja tanpa melihat dampak yang terjadi di masyarakat.
Selain itu, masyarakat yang sadar khususnya generasi muda harus menjadi pelopor untuk memberikan pengetahuan serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
Sementara itu, Ketua KNPI Kota Bandung, Hendra Guntara, mengatakan, radikalisme di Indonesia akhir-akhir ini juga harus menjadi perhatian khususnya bagi kelompok muda dan atau generasi milenial untuk melawan meluasnya paham tersebut.
“Proses seseorang menjadi radikal itu sangatlah kompleks. Seseorang mungkin tidak merasa nyaman dengan situasi demokrasi saat ini, sehingga dia berupaya mencari-cari ideologi yang menurutnya sesuai secara subjektif, termasuk radikalisme,” ujar Hendra Guntara
Oleh karena itu sebagai pemuda, para generasi milenial harus mampu menunjukan sebuah etika politik proporsional untuk terus menjaga ideologi bangsa yakni Pancasila.
Acara diskusi ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha, Ketua PCNU Kota Bandung, KH Agus Syarif, Komisioner KPU Suharti.






Leave a Reply