Pasangan Rindu Komitmen Dukung Pemekaran Subang Utara

Terasjabar.co – Ribuan masyarakat Subang Utara menuntut pemekaran wilayah. Tuntutan itu diajukan karena selama ini masyarakatnya sering kesulitan menjangkau akses pelayanan publik, warganya termarjinalkan hingga pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana di desa pelosok terabaikan.

Dadang Junaedi, tokoh masyarakat Pantura, Subang menyatakan hal itu kepada calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Uu Ruzhanul Ulum, pada acara deklarasi pemekaran Subang Utara di lapangan Desa kebondanas ciasem, Kabupaten Subang, pada Rabu, (9/5/2018).

Pernyataannya juga didengar oleh ribuan masyarakat yang datang  dari berbagai pelosok pantai utara, Subang.

“Kami warga Subang bagian utara menuntut agar pemerintah bisa memenuhi tuntutan kami untuk bisa mempunyai pemerintahan sendiri,” ujar Deje sapaan akrab Dadang Junaedi ini.

Menurut Deje, tuntutan pemekaran Subang Utara bukan tanpa alasan. Berawal dari permasalahan yang sering dihadapi warga di Subang Utara, kondisi desa mereka kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Subang. Wilayah Subang Utara yang jauh dari pusat pemerintahan di Subang, memang masuk ke wilayah Kabupaten Subang.

“Kami memerlukan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang cepat. Demografi kabupaten subang yang luas mengakibatkan akses pelayanan publik terhambat,” ujarnya.

Mendengar aspirasi masyarakat Subang utara, Kang Uu, sapaan akrab Bupati Tasikmalaya 2 periode ini menjelaskan bahwa salah satu program pasangan Rindu sadalah memerkarkan wilayah, termasuk  Subang Utara.

“Saya berbahagia bisa hadir dan berkumpul dalam acara deklarasi yang digagas para sesepuh Pantura ini,” ujar Uu.

Menurut dia, saat ini Jawa Barat hanya memiliki 27 kabupaten dan kota, dengan jumlah penduduk mendekati 40 juta jiwa,  terbanyak di Indonesian. Demografi wilayah yang luas sudah sepantasnya Jawa Barat ini dimekarkan kembali dalam beberapa wilayah.

“Tujuan pemekaran wilayah ini adalah untuk memaksimalkan  fungsi pelayanan yang memadai dan pemerataan pembangunan,” katanya.

Uu menjelaskan, pemekaran wilayah memerlukan sinergisitas antara pemerintah daerah dan Dewan, untuk kemudian meminta persetujuan dari  pemerintah pusat.

Ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang didukung Rindu untuk dimekarkan. Diantaranya adalah, Cianjur selatan, Sukabumi selatan, Kabupaten Bandung Timur, Tasikmalaya selatan, Bogor selatan, dan Subang Utara.

Menurut Kang Uu, dulu Kabupaten Tasikmalaya hanya satu wilayah, namun setelah dimekarkan menjadi kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Setelah dimekarkan, kedua wilayah tersebut maju pesat, jadi saya harap Subang pun demikian, dapat maju lebih pesat setelah dimekarkan,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − 9 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization