Wali Kota Cimahi Lupa-Lupa Ingat Soal Izin Proyek Perumahan di Cireundeu

Terasjabar.co – Anggota Komisi III, DPRD Kota Cimahi menyayangkan sikap Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna yang menandatangani izin prinsip proyek Griya Asri Cirendeu, tanpa melihat kondisi di lapangan dan dampaknya terhadap lingkungan.

Saat melakukan sidak, tim dari Komisi III tersebut sempat mengecek kelengkapan berkas administrasi perizinan dari pengembang yakni, PT Nur Mandiri Jaya Properti. Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cimahi, Abdul Mahfuri mengatakan, pada berkas tersebut tertera jika ijin prinsip ditandatangani langsung oleh Ajay pada 3 Januari 2018.

Terkait hal itu, Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengaku lupa telah menandatangani izin prinsip (IP) atas proyek perumahan Griya Asri Cireundeu di RW 10 Kampung Adat Cireundeu Kel. Leuwigajah Kec. Cimahi Selatan Kota Cimahi, Rabu 25 April 2018.

Baca Juga: Polemik Pembangunan Perum Cireundeu, Dewan Akan Panggil Wali Kota Cimahi, Bappeda dan Pengembang

Izin tersebut ditanda tangani karena dinas terkait sudah membubuhkan paraf sebagai tanda sesuai hasil tinjauan dan memenuhi persyaratan.

“Jujur saya lupa sudah tanda tangani IP untuk proyek tersebut karena terlalu banyak yang ditanda tangani. Tapi saya lihat prasyaratnya sudah ada segala macam, ya sudah saya tanda tangan. Kalau nanti saya sudah tanda tangan nanti disangka lain lagi minta imbalan atau apa,” ujarnya usai menghadiri kegiatan Kesatuan Gerak PKK di Gedung Cimahi Techno Park, Jalan Baros Kota Cimahi, Rabu (25/4/2018).

Pernyataan itu dilontarkan Ajay mengklarifikasi keterangan pada Minggu 22 April 2018.

“Soal statemen saya bilang belum lihat izin, makanya tadi pagi saya kumpulkan lagi dinas-dinas dan tanya semuanya, jujur saja saya lupa,” katanya.

Karena draft IP sudah diparaf, Ajay meyakini berkas pengajuan izin tersebut sudah melalui berbagai kajian. Apalagi, dari laporan Bappeda proyek Griya Asri Cireundeu sudah melalui sidang pleno di Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD).

“Sudah lewat pleno juga. Jadi, ya kalau sesuai dan memenuhi syarat ya dikeluarkan izinnya,” ungkapnya.

Dokumen yang didapat “PR”, Izin Prinsip yang berdomisili di Demak Jawa Tengah terbit per tanggal 3 Januari 2018 dan ditanda tangani langsung Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna. Hal itu berbeda dengan pernyataan Ajay yang mengklaim tidak tahu dan kaget keberadaan proyek tersebut serta akan mengecek soal perizinannya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *