Jokowi dan Mendikbud Ikut Berduka Atas Tragedi Maut Gudang Walet di Cirebon

Terasjabar.co – Tragedi maut tembok gudang walet runtuh menimpa sanggar seni di Cirebon yang menewaskan tujuh orang menyita perhatian Presiden Jokowi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Keduanya menyampaikan duka cita untuk korban peristiwa tersebut.

Hari ini, Muhadjir tiba di Cirebon. Rencananya, pada Rabu (18/4/2018), dia bersilaturahmi ke keluarga korban, termasuk menjenguk korban yang selamat dari runtuhan tembok gudang walet. Muhadjir bakal memberikan santunan ke keluarga korban.

“Ada santunan, tapi tidak bisa disebutkan nominalnya. Saya juga dapat titipan dari Pak Presiden, Pak Presiden berbelasungkawa atas kejadian ini,” kata Muhadjir kepada awak media di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Selasa (17/4/2018) malam.

Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan, pihaknya akan memberikan perhatian khusus terhadap tragedi tersebut. Sanggar seni Hidayat Jati milik Suherman yang tertimpa reruntuhan tembok, menurut dia, salah satu sanggar yang mengimplementasikan program penguatan karakter (PPK) milik Kemendikbud.

Sehingga, Muhadjir perlu mendorong perhatiannya agar tidak menjadi trauma bagi para pelaku seniman lainnya.

“Program itu mendorong sekolah-sekolah meningkatkan tradisi dan budayanya agar bisa diinternalisasikan. Jangan sampai kejadian ini membuat trauma, nanti bisa menghambat program,” katanya.

Ia menjamin akan memberikan perhatian terhadap sanggar dan dalang. Selama ini, pihaknya telah menggelontorkan subsidi di bidang kesenian.

“Memang selama ini kita sudah lakukan, kita beri subsidi untuk sekolah dalang. Soal perhatian kepada sanggar dan dalang pasti lah. Kita akan cek ke sana, nanti kita akan lihat,” ucap Muhadjir.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *