Banyak Gepeng, Bandung Kota Gepeng?

Terasjabar.co – Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau akrab disebut gelandangan dan pengemis masih menjadi masalah serius bagi Pemkot Bandung. Menurut Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Tono Rusdiantono, saat ini ada 32 titik di Kota Bandung yang menjadi pusat-pusat operasi PMKS. Karena, rawan PMKS.

Tono mengatakan, delapan di antaranya yang paling banyak Gepeng adalah Jalan Pasteur, Sukajadi, Pasirkoja, Bawah Pasopati, Cikapayang, Kiaracondong, Jalan Otista, dan Jalan Laswi. Tono pun, meminta agar warga lebih baik menyalurkan donasi kepada lembaga yang betul-betul konsen untuk menolong orang miskin.

“Kalau mau memberikan donasi, berikan kepada lembaga-lembaga dan sesuai aturan. Punya izin dan betul,” ujar Tono, kepada wartawan, Selasa (13/12).

Menurut Tono, instansinya seringkali melakukan razia PMKS di titik-titik rawan. Salah satu sasarannya adalah ‘manusia silver’, yakni para pengemis yang seluruh tubuhnya dibubuhi cat berwarna silver.Setelah ditelusuri, ia mendapatkan fakta bahwa 70 persen dari mereka bukanlah warga Bandung, melainkan pendatang yang mencari uang di Bandung.

“Kemarin itu ada dari Medan, ada lagi kita cek dari Cianjur. Dari Bandung juga ada, kita tidak menutup kemungkinan. Tapi itu hanya yang di bawah Pasupati,” kata Tono.

Di penghujung tahun ini, menurut Tono, ia kembali harus bersiap-siap sebab biasanya pada momentum pergantian tahun PMKS kembali merebak. Orang-orang baru akan hadir meramaikan Bandung.

“Tahun baru biasanya kita siapkan aparat, terutama untuk operasi,” katanya.

Tono pun mengimbau pada warga dan wisatawan di Kota Bandung agar tidak memberikan sumbangan kepada PMKS, seperti pengemis jalanan. Karena, cara tersebut dinilai tidak mendidik dan tidak menyelesaikan persoalan kemiskinan.

Sebagai sesama manusia, Tono mengatakan, kita memang harus saling tolong menolong dalam kebaikan. Memberi sedekah merupakan salah satu perilaku baik yang patut dicontoh. Disamping itu, memberi bantuan kepada yang membutuhkan dianjurkan oleh semua ajaran agama. Namun, warga juga harus cerdas kepada siapa ia memberikan donasi dan apa dampaknya bagi yang diberi bantuan. Jangan sampai donasi yang kita berikan justru berdampak kurang baik bagi penerimanya.

“Jadi, setiap orang yang datang ke Bandung, baik warga maupun wisatawan, tidak diperbolehkan memberikan donasi kepada mereka yang meminta-minta atau PMKS yang ada di jalan. Itu waspada, tidak boleh diberikan,” kata Tono.

Tono menilai, pemberian uang pada peminta-minta itu akan menyebabkan penumpukan PMKS di Kota Bandung. Serta, tidak mendidik.

“Itu akan mendidik mereka menjadi malas. Mendidik mereka menjadi berpenyakit, penyakitnya penyakit malas,” katanya.

Dinsos sendiri, kata dia, mendapatkan laporan bahwa para PMKS itu sengaja dikirim dari luar kota menggunakan kereta. Sesampainya di stasiun, mereka diangkut menggunakan mobil bak terbuka dan diturunkan di titik-titik tertentu.

“Ada yang di Kiaracondong, ada yang di mana,” katanya. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Banyak Gepeng, Bandung Kota Gepeng?

  • 22 Mei 2018 pada 12:32 am
    Permalink

    Harus ditertibkan ini, banyak masyarakat mengeluh tapi tidak ada tindakan.
    Pengemis di bawah Pasupati banyak yang berbahaya, saya pernah punya pengalaman buruk disana, padahal saat itu saya ingin memberi nasi bungkus, dan saya melihat ke mereka untuk melihat apakah mereka benar gelandangan atau hanya pemalas mencari kerja. Ternyata ada yang tersinggung dan mengajak ribut saya. Padahal saya tidak melihat dengan tatapan jahat, melihat biasa saja, dan hanyak hitungan detik.

    Lalu pengemis di jalan soekarno hatta, ada beberapa yang pura2 pincang, dan pura2 buntung, padahal masih muda sekitar umur 20th.

    Lalu pengemis “punk” di lampu merah bypass soekarno hatta, karena mengganggu, agar cepat pergi, saya kasih seribu, uangnya di lempar balik ke muka saya, kurang ajar sekali.

    Dari dulu tidak ada tindakan dari pemerintah, bahkan polisi yang kerap kali mengadakan razia kendaraan bermotor di bypass, seperti pura2 tidak melihat.

    Kemarin saya pulang dari jakarta naik travel dan kemalaman, jalan di cihampelas atas mau ke bawah mencari taxi, di pinggir jalan isinya preman semua.

    Harus mencontoh jakarta nih, jalan di tengah malam pun saya merasa aman disana, karena rajin razia preman, pengemis, dan pengamen lampu merah.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 8 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam