Formasi Persib Dibawah Mario Gomez

Terasjabar.co – Saat pengenalan pelatih baru Persib Bandung, Mario Gomez pada publik di Stadion Sidolig pada Minggu (10/12/2017), Bobotoh mengungkapkan bahwa datangnya Mario membawa filosofi menang bagi Maung Bandung.

“Filosofi saya? Menang, menang dan menang,” ujarnya.

Jika mengartikan perkataan Mario Gomez, bisa mengandung banyak arti. Pertama soal hasil pertandingan, Mario Gomez bisa saja membuat Persib Bandung bermain dengan cara lebih mementingkan hasil. Atau juga bermain cantik dan mampu memetik kemenangan disetiap pertandingannya.

Melihat rekam jejaknya di Malaysia, Mario Gomez merupakan pelatih yang berorientasi kepada pertahanan. Di musim pertamanya, Mario Gomez berhasil membawa Djohor Darul Takjim (JDT) juara dan tim yang paling sedikit kebobolan.

Dari 22 pertandingan, JDT hanya kebobolan 18 gol saja selama Liga Super Malaysia berlangsung. Musim berikutnya lebih istimewa lagi, JDT hanya kebobolan 14 gol saja dari 22 pertandingan. Namun selain membaiknya sektor pertahanan, barisan penyerang mengalami peningkatan cukup pesat.

Di musim 2015, JDT hanya mampu mencetak 36 gol. Tetapi saat tahun 2016, jumlah golnya jauh melesat hingga 56 gol. Dengan demikian, Mario Gomez bisa saja saat menangani Persib Bandung, lebih memprioritaskan pertahanan di musim pertamanya.

Lalu di musim keduanya, pelatih asal Argentina itu mempertajam lini serangnya. Sehingga diprediksi, barisan pertahanan akan dibuat solid terlebih dahulu dengan mengandalkan strategi sepakbola efektif. Maka dari itu, Persib kemungkinan besar mendatangkan pemain-pemain yang bertipe petarung untuk memenuhi strategi Mario Gomez.

Formasi 4-4-2 diprediksi akan menjadi pondasi permainan Maung Bandung. Saat menangani JDT, pelatih yang baru saja diperkenalkan oleh Persib Bandung ini mengandalkan formasi 4-4-2. Jika memang demikian, maka dibutuhkan striker bertipe finisher dan pemain sayap yang memiliki kecepatan.

Berikut prediksi susunan pemain Persib Bandung tahun 2018 di bawah asuhan Mario Gomez.

Kiper

1. Muhammad Natshir

Pos penjaga gawang tampaknya masih akan tetap dihuni oleh pemain yang pernah membawa PON Jabar juara di cabor sepakbola itu. Perawakannya yang tinggi, serta reflek yang cukup baik ditampilkan oleh kiper dengan sapaan karib Deden ini.

Umurnya pun tergolong usia emas bagi seorang pesepakbola, yakni 24 tahun. Selain itu, ia berhasil menggusur pos I Made Wirawan di posisi penjaga gawang. Musim lalu, Deden menjadi kiper dengan jumlah penampilan terbanyak, yakni 23 kali. Mario Gomez tampaknya masih akan mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Muhammad Natsir.

Pemain Belakang

2. Supardi Natsir

Walaupun Henhen Herdiana sedang dalam performa bagus, namun Supardi memiliki sesuatu yang tak dimiliki Henhen, yakni pengalaman. Bermain dengan banyak klub di Indonesia, serta berhasil menembus Timnas Indonesia membuat pemain kelahiran Bangka itu masih layak diperhitungkan.

Walaupun usianya sudah tak muda lagi, Supardi bisa bergantian dengan Henhen Herdian untuk mengisi pos bek kanan. Tentu saja Supardi bisa menjadi mentor yang tepat bagi Henhen untuk terus berkembang.

Dengan memperhatikan soliditas di lini belakang, tampaknya Supardi masih pantas untuk bermain di Persib.

3. Achmad Jufriyanto

Captain, Leader, Legend, adalah kata yang pantas disematkan kepada pemain kelahiran Tanggerang, Achmad Jufriyanto. Jupe sapaan akrabnya adalah pemain yang pasti diandalkan siapapun pelatihnya untuk mengisi posisi bek tengah. Gaya bermainnya yang tenang namun disiplin serta pandai dalam membaca permaianan menjadi nilai plus yang dimiliki Jupe.

Berkaca pada strategi Gomez yang cenderung pragmatis, menempatkan Jupe sebagai pemain di lini belakang adalah pilihan bijak. Tentu saja leadership yang dimilikinya akan dibutuhkan betul Mario Gomez sebagai pelatih.

4. Victor Igobonefo

Pemain yang dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia sejak 2010 ini bermain untuk klub Thailand, Royal Thai Navy FC. Persib Bandung berpeluang mendapatkan tanda tangan mantan pemain Persipura Jayapura itu. Kehilangan Vladimir Vujovic memang akan begitu terasa bagi Persib.

Selama tiga musim, Vlado sapaan akrabnya selalu menjadi andalan Persib Bandung. Pengalamannya bermain selama bertahun-tahun di Liga Indonesia membuat Victor Igbonefo tidak harus beradaptasi lagi. Selain itu, statusnya sebagai WNI akan sangat menguntungkan. Sebab Persib bisa mencari pemain lain di posisi berbeda.

5. Toni Sucipto

Walaupun umurnya sudah berkepala tiga, Toni Sucipto masih memiliki kemampuan cukup mumpuni di lini belakang. Pengalaman dia sudah tidak diragukan lagi.

Ia masih bisa bermain cukup baik selama 90 menit.

Musim lalu memang performanya tidak terlalu bagus bagi pemain asal Surabya itu.

Ia kerap kali melakukan blunder ataupun kalah lari dengan bek lawan. Namun itu tidak terlepas dari performa buruk Persib Bandung musim lalu.

Mario Gomez akan mendapat keuntungan jika mampu mempertahankan pemain bernomor punggung enam itu. Salah satunya adalah Toni Sucipto bisa ditempatkan dalam banyak posisi. Bahkan bobotoh tentu masih ingat ketika Toni Sucipto bermain kembali menjadi gelandang tengah musim lalu. Atau juga mengisi posisi stopper saat Vlado ataupun Jupe absen.

6. Hariono

Pemain yang memiliki rambut gondrong ini adalah salah satu breaker terbaik di Indonesia. Kemampuannya menghalau serangan lawan dari tengah termasuk yang terbaik.

Walaupun musim lalu bisa dikatakan bukan musim yang baik bagi Hariono, kemampuan dia masih patut diperhitungkan. Di tangan Mario Gomez, Hariono mungkin bisa disulap menjadi pemain yang jauh lebih baik.

7. Gonzalo Cabrera

Pemain yang bisa bermain dibanyak posisi ini pernah bekerjasama dengan Mario Gomez saat melatih JDT. Kemampuannya tentu sudah diketahui oleh Mario Gomez.

Sama-sama berasal dari Argentina, Mario Gomez tentunya tidak akan mengalami kesulitan saat menangani Gonzalo Cabrera. Dia akan menjadi tendem ideal bagi Hariono di lini tengah. Gonzali Cabrera sebagai pengatur serangan dan Hariono berperan memutus serangan.

8. Febri Hariyadi

Semakin matangnya permainan Febri Hariyadi bersama Persib dan Timnas Indobesia membuat dia akan jadi tumpuan musim depan. Kecepatannya menyisir sayap bisa dimanfaatkan Mario Gomez untuk melakukan serangan balik.

Ia juga bisa dimainkan Mario Gomez seperti Arjen Robben di Bayern Munchen atau Lionel Messi saat awal-awal bermain di tim senior Barcelona. Bow sapaan akrabnya bisa melakukan cut inside sebelum akhirnya menembak ke gawang atau memberi umpan ke striker.

Mario Gomez yang senang dengan pemain muda tentu saja dapat memoles bakat besar Febri Hariyadi menjadi pemain hebat di masa depan.

9. Gabriel Miguel Guerra

Pemain yang satu tim dengan Gonzalo Cabrera di JDT ini berposisi sebagai penyerang. Bisa bermain di sisi kanan, kiri maupun penyerang tengah. Ia juga pernah bekerjasama dengan Mario Gomez di JD Malaysia. Kemampuannya akan cocok dengan Persib Bandung di bawah arahan Mario Gomez.

Gabriel Guerra akan ditempatkan di posisi sayap yang dapat masuk ke kotak penalti lawan. Walaupun berposisi natural penyerang tengah, Gabriel Guerra bisa menjadi tumpuan Persib di sisi sayap

10. Ezechiel N’Douassel

Permainannya musim lalu sempat menyita perhatian pecinta sepakbola Indonesia. Tubunya yang jangkung tidak menghalangi pemain Timnas Chad itu untuk melakukan akselerasi. Jumlah golnya yang minim musim lalu lebih banyak diakibatkan oleh mentoknya kreasi dari lini tengah.

Empat gol dan empat asis menjadi catatan Ezechiel N Douassel saat bermain untuk Persib Bandung musim lalu. Di bawah asuhan Mario Gomez, Ezechiel N Douassel bisa saja menjadi striker yang cukup tajam. Ditopang oleh kehadiran pemain baru yang mungkin nanti akab muncul.

11. Ilija Spasojevic

Membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 musim lalu sudah cukup menjadi bukti kehebatan pemain asal Montenegro itu. Gelontoran 12 golnya berkontribusi besar bagi Bhayangkara FC memenangi Liga 1.

Selain itu, ia juga pernah berseragam Persib Bandung pada tahun 2015. Dengan catatan yang cukup mentereng itu, Ilija Spasojevic diprediksi akan menjadi mesin gol Persib Bandung musim depan.

Prediksi Susunan Pemain inti Persib Tahun 2018 (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *