Pilwalkot Bandung akan Diramaikan Legenda, Siapa?

Terasjabar.co – Bursa Calon Wakil Wali Kota dalam Pilwalkot Bandung 2018 akan diramikan oleh  legenda Persib Bandung Ajat Sudrajat.

Ajat Sudrajat mencalonkan diri menjadi wakil wali kota Bandung dan berpasangan dengan Silvariyadi Rahman lewat jalur perseorangan atau independen.

“Saya mendampingi Kang Silva karena tertarik dengan ide dan gagasannya. Terutama keberpihakannya kepada masalah sosial di Kota Bandung serta amanah kepada tanggung jawab yang diembannya,” ujar Ajat Sudrajat, Sabtu 7 Oktober 2017.

Ajat Sudrajat menyatakan, dunia politik merupakan hal baru baginya. Terlebih, dia berlatar belakang atlet. Motivasinya maju adalah karena menilai masih kurangnya perhatian pemerintah Kota Bandung kepada para atlet.

“Saya ingin merubah nasib Kota Bandung karena baik olah raga, seni, dan budaya masih belum terperhatikan dengan baik. Saya yakin pemilihan ini berdasarkan hati dan warga melihat figur saya seperti apa,” katanya seperti dilaporkan Galamedianews.

Sementara itu, Silvariyadi Rahman mengatakan bahwa digandengnya legenda Persib tahun 1980-an dan 1990-an itu karena dapat memberikan yang terbaik bagi warga Kota Bandung.

“Dengan ini, maka cinta Bandung terbaik untuk sebuah visi dan misi bersama dalam membangun Bandung Cerdas Bermartabat,” katanya.

Belum adanya partai politik yang resmi mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung, tidak menyurutkan mereka yang berminat memimpin Kota Kembang, untuk berpromosi. Mereka ramai-ramai menyebut diri sebagai calon wali kota Bandung 2018-2023 di reklame.

Sejak awal Agustus 2017 lalu, reklame-reklame bernada promosi tersebut seperti spanduk, baliho, hingga poster banyak bertebaran di jalan-jalan raya Kota Bandung. Semuanya terpasang mulai di jembatan penyeberangan, samping halte, pagar gedung, di persimpangan yang ramai dilewati kendaraan, sampai ditancap dengan paku di pepohonan.

Ada yang dalam reklamenya secara jelas menyebut bahwa ia merupakan calon wali kota Bandung 2018-2023. Namun ada juga di antaranya yang memberikan makna tersirat, seperti mencantumkan angka 2018 2023 saja. Ada pula yang cukup percaya diri dengan penggunaan kata ’bakal calon’.

Di anatra semua itu, ada satu hal yang unik. Ujang Koswara, salah satu warga Kota Bandung, memasang baliho dengan gambar wajahnya. Uniknya, kalimat yang dipasang di baliho justru pernyataan “Ujang Koswara, Bukan Calon Wali Kota Bandung”. (ros)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *