Harus Berapa Kali Tunaikan Ibadah Haji?

Terasjabar.co – Kisah Muwaffaq yang diceritakan oleh Ibnu Umar ihwal memilih sedekah untuk membantu yatim dan berniat pergi haji memberi hikmah, betapa sedekah bisa lebih baik dari haji dalam kondisi tertentu. Dalam Fatwa Kontemporer, Yusuf Qardhawi  menulis pintu-pintu amal sunah untuk memperoleh kebaikan itu banyak dan luas. Allah pun tak akan mempersempitnya.

Meski haji dan umrah masuk dalam salah satu rukun Islam yang kelima dan ibadah dengan kandungan pahala berlipat ganda, bukan berarti tidak ada amal lain yang tak bisa kita kerjakan. Karena itu, kisah Ibnu Mubarak dan Muwafaq boleh jadi menjadi hikmah bagi kita. Saat tetangga atau famili kelaparan ketika kita tidur kenyang, boleh jadi kewajiban bersedekah sudah melekat pada kita ketimbang pergi ke Tanah Suci.

“Tidaklah beriman (dengan sempurna) orang yang tidur malam dalam keadaan kenyang, sementara tetangganya kelaparan.” (HR Thbarani dan Abu Ya’la).

“Bersedekah kepada orang miskin (yang bukan famili) bernilai sebagai satu sedekah, sedangkan bersedekah kepada famili mempunyai nilai dua, yaitu sebagai sedekah dan penyambung kekeluargaan. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, dan Hakim).

Yusuf Qardhawi pun mengutip satu kalimat hikmah.

“Orang Mukmin yang memiliki pandangan luas ialah orang yang memilih sesuatu, yang menurutnya sesuai dengan kondisi zaman dan lingkungannya.”

Fenomena yang saat ini terjadi adalah lamanya masa tunggu antrean calon jamaah haji. Untuk sampai ke Tanah Suci, ada calon jamaah yang harus menunggu hingga 10 sampai 15 tahun. Padahal, banyak di antara mereka yang sudah pernah ke Tanah Suci berkali-kali.

Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebenarnya sudah memberi imbauan kepada umat Islam, agar menunaikan haji cukup satu kali. MUI mengeluarkan fatwa singkat tentang naik haji sekali seumur hidup dalam rapat kerja nasional tahun 1984. MUI menegaskan, kaum Muslimin Indonesia hendaknya memahami betapa luas dan kompleksnya masalah yang dihadapi Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia, dalam menyelenggarakan pelayanan ibadah haji.

Setiap tahun, jumlah jamaah semakin bertambah, sementara lingkungan alamiah untuk pelaksanaan ibadah haji terbatas. Dalam tugas tersebut, baik Pemerintah Arab Saudi maupun Indonesia, dituntut untuk menyediakan fasilitas dan berbagai kemudahan bagi tamu-tamu Allah tersebut.

Karena alasan tersebut, MUI mengeluarkan fatwa jika ibadah haji hanya diwajibkan sekali seumur hidup meski kemampuan yang dimiliki oleh setiap Muslim berbeda-beda. Kemudian, MUI mengimbau agar jamaah yang sudah berangkat haji, tapi mampu kembali berangkat agar memberi kesempatan kepada orang lain, terutama keluarga yang belum pernah melaksanakan ibadah haji. Wallahualam. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Harus Berapa Kali Tunaikan Ibadah Haji?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam