Langkah Parpol di Tengah Pergeseran Politik
Terasjabar.co – Beberapa parpol, yang sebelumnya berada di papan tengah, dua tahun menjelang Pemilu 2024 ini mulai merangkak naik duduk sebagai parpol papan atas. Hal ini ditemukan pada Demokrat.
Dua tahun jelang Pemilihan Umum Legislatif 2024, elektabilitas sejumlah parpol papan tengah mengalami pergeseran peringkat di tengah dominasi partai papan atas. Tren pilihan partai sejak 2019 menunjukkan membaiknya elektabilitas parpol secara umum meski ruang kompetisi semakin ketat.
Survei kali ini merekam komposisi dan perolehan suara partai yang relatif sama dengan survei Januari 2022 bersamaan dengan menguatnya keyakinan memilih. Hal itu terlihat dari total suara responden survei yang menjawab “belum menyatakan pilihan” cenderung turun, kini hanya dinyatakan 16 persen. Jumlah itu hanya separuh dari rata-rata pilihan jawaban serupa pada 2020 dan 2021.
Peringkat teratas perolehan suara hasil survei kembali ditempati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang mendapat 22,8 persen suara alias sama tinggi dengan survei sebelumnya. Di peringkat berikutnya ditempati Gerindra (12,5 persen), Demokrat (11,6 persen), dan Golkar (10,3 persen).
Partai Demokrat, yang selama survei 2020-2021 merupakan penghuni peringkat papan tengah, sejak survei Januari 2022 telah bergeser naik ke papan atas (perolehan suara di atas 10 persen). Tren perolehan suara parpol ini meningkat signifikan dan capaian perolehan suara kali ini menjadi yang tertinggi diraih partai itu sejak survei Oktober 2019.
Sementara itu, di peringkat papan tengah (perolehan 3-10 persen suara), ditempati oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Perindo. Partai yang elektabilitasnya naik dibandingkan dengan survei pada Januari lalu adalah PAN, Nasdem, dan Perindo, sementara PKS sedikit turun. Adapun elektabilitas PKB relatif tetap.






Leave a Reply