Program Gentengisasi Buka Peluang Industri Lokal Majalengka, Zulkifly Chaniago Soroti Kualitas Perumahan dan Pemberdayaan Pengrajin

Kab. Majalengka, 16/10/26— Rencana pengembangan program gentengisasi yang melibatkan pengrajin lokal Kabupaten Majalengka menjadi peluang untuk menghubungkan peningkatan kualitas perumahan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, B.E., memandang pengembangan sektor perumahan dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas bangunan, keberlanjutan produksi material, serta keterlibatan pelaku usaha lokal.

Pemerintah Kabupaten Majalengka pada penghujung September 2026 menyampaikan persiapan program gentengisasi yang direncanakan diluncurkan pada November. Dalam persiapan tersebut, sekitar 2,4 juta genteng disebut telah disiapkan untuk mendukung kebutuhan program, dengan perkiraan kebutuhan keseluruhan mencapai sekitar 3 juta buah. Kapasitas produksi pengrajin lokal dilaporkan berada pada kisaran 500 ribu genteng per minggu, sehingga pemenuhan kebutuhan direncanakan dilakukan secara bertahap.

Zulkifly menilai program yang menghubungkan kebutuhan pembangunan perumahan dengan kemampuan produksi pengrajin lokal memiliki potensi untuk memberikan manfaat ekonomi. Menurutnya, sektor perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan yang layak, tetapi juga melibatkan berbagai kegiatan usaha, mulai dari produksi material, distribusi, transportasi, hingga tenaga kerja konstruksi.

“Pembangunan perumahan memiliki hubungan dengan banyak sektor ekonomi. Ketika kebutuhan material dapat dipenuhi oleh pengrajin lokal dengan kualitas yang baik, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha daerah,” ujar Zulkifly dalam rancangan keterangannya.

Menurutnya, Kabupaten Majalengka memiliki potensi industri bahan bangunan yang perlu terus dikembangkan. Keberadaan pengrajin genteng menjadi bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat yang memiliki keterampilan dan pengalaman produksi. Namun, pengembangan usaha tersebut juga membutuhkan dukungan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih besar secara konsisten.

Zulkifly mengatakan bahwa kualitas material harus menjadi perhatian utama dalam setiap program pembangunan perumahan. Genteng yang digunakan perlu memenuhi persyaratan teknis yang sesuai agar dapat mendukung keamanan, kenyamanan, dan ketahanan bangunan. Peningkatan kapasitas produksi tidak boleh mengabaikan proses pengendalian mutu, karena kualitas bahan bangunan akan memengaruhi manfaat program dalam jangka panjang.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat yang membidangi pembangunan dan perumahan, Zulkifly memandang peningkatan kualitas hunian merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Rumah yang layak tidak hanya dinilai dari ketersediaan bangunan, tetapi juga dari kondisi atap, struktur, sanitasi, ventilasi, dan aspek keselamatan lainnya. Karena itu, penggunaan material lokal perlu ditempatkan dalam kerangka pemenuhan standar pembangunan yang berlaku.

“Material lokal memiliki potensi besar, tetapi kualitas harus tetap menjadi prioritas. Kita ingin pengrajin mendapatkan kesempatan berkembang sekaligus memastikan masyarakat memperoleh hasil pembangunan perumahan yang aman dan memiliki ketahanan yang baik,” katanya dalam rancangan pernyataan.

Menurutnya, keterlibatan pengrajin lokal juga perlu disertai dengan kepastian mekanisme pengadaan, distribusi, dan pembayaran sesuai ketentuan. Pelaku usaha kecil membutuhkan kejelasan mengenai standar produk, jadwal pemenuhan kebutuhan, serta persyaratan administrasi. Kepastian tersebut penting agar peningkatan permintaan tidak justru menimbulkan persoalan dalam pengelolaan produksi dan keuangan usaha.

Zulkifly menilai penguatan industri genteng dapat memberikan efek ekonomi bagi berbagai sektor pendukung. Peningkatan kegiatan produksi berpotensi mendorong kebutuhan tenaga kerja, pengangkutan, bahan baku, dan jasa lainnya. Apabila dikelola dengan baik, peluang tersebut dapat membantu memperkuat aktivitas ekonomi lokal serta membuka kesempatan pengembangan usaha bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek lingkungan dalam kegiatan produksi bahan bangunan. Penggunaan bahan baku, kebutuhan energi, dan proses produksi harus dikelola sesuai ketentuan agar pengembangan industri tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Pertumbuhan ekonomi yang baik perlu berjalan bersama dengan perlindungan terhadap kualitas lingkungan hidup.

Zulkifly berharap program gentengisasi dapat menjadi momentum untuk memperkuat kemampuan pengrajin Majalengka dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Dukungan pelatihan, standardisasi, pengembangan teknologi produksi, serta perluasan jaringan pemasaran dapat membantu pelaku usaha memanfaatkan peluang tidak hanya untuk satu program, tetapi juga untuk pasar yang lebih luas.

“Yang kita harapkan adalah pembangunan perumahan dapat memberikan manfaat ganda. Masyarakat memperoleh hunian yang lebih baik, sementara pengrajin lokal mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan produksi dan pendapatannya. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya menghasilkan bangunan, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat,” pungkas Zulkifly dalam rancangan keterangannya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam