Ribuan Warga Majalengka Terdampak Bencana, Zulkifly Chaniago Tekankan Pentingnya Infrastruktur Tangguh dan Mitigasi Berkelanjutan

Kab. Majalengka, 6/10/26— Tingginya dampak bencana alam di Kabupaten Majalengka sepanjang 2026 menjadi perhatian terhadap pentingnya penguatan infrastruktur yang mampu menghadapi berbagai risiko lingkungan. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, B.E., menilai penanganan bencana tidak dapat hanya mengandalkan langkah darurat, tetapi perlu dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang memperhatikan kondisi geografis dan kerentanan wilayah.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Majalengka yang dipublikasikan pada awal Oktober 2026, sebanyak 16.732 jiwa tercatat terdampak rangkaian kejadian bencana sejak Januari hingga awal Oktober. Dampak tersebut mencakup berbagai gangguan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk kerusakan sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas sehari-hari. Data tersebut menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap upaya pengurangan risiko bencana secara lebih sistematis.

Zulkifly mengatakan bahwa bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat. Jalan yang rusak, jembatan yang terganggu, serta infrastruktur lingkungan yang tidak berfungsi dapat menghambat mobilitas penduduk, distribusi barang, kegiatan pendidikan, dan akses menuju fasilitas kesehatan. Karena itu, penanganan infrastruktur pascabencana harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

“Ketika bencana terjadi, yang terdampak bukan hanya bangunan atau jalan. Aktivitas masyarakat juga ikut terganggu. Karena itu, penanganan infrastruktur harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan, kebutuhan pelayanan publik, dan keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Zulkifly dalam rancangan keterangannya.

Menurutnya, kondisi geografis Majalengka yang memiliki wilayah pegunungan, perbukitan, dan dataran rendah menuntut pendekatan pembangunan yang berbeda pada setiap kawasan. Infrastruktur di wilayah rawan longsor membutuhkan perencanaan teknis yang tidak sama dengan infrastruktur di kawasan rawan banjir. Pemerintah perlu menggunakan data risiko bencana sebagai salah satu dasar dalam menentukan prioritas pembangunan.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Zulkifly menilai pembangunan infrastruktur tangguh bencana harus menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang. Penguatan sistem drainase, stabilisasi lereng, pemeliharaan jembatan, serta penataan saluran air merupakan sejumlah aspek yang dapat membantu mengurangi risiko kerusakan. Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan kajian teknis agar solusi yang diterapkan sesuai dengan karakteristik lokasi.

Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap kualitas pembangunan juga perlu diperkuat. Infrastruktur yang dibangun dengan anggaran publik harus memiliki standar kualitas dan ketahanan yang memadai. Pengawasan tidak hanya dilakukan ketika proyek berlangsung, tetapi juga melalui evaluasi terhadap kondisi infrastruktur setelah digunakan, terutama pada lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Anggaran pembangunan harus menghasilkan infrastruktur yang aman dan memiliki manfaat jangka panjang. Kita perlu memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan persoalan sementara, tetapi juga mengurangi risiko kerusakan berulang,” katanya dalam rancangan pernyataan.

Zulkifly juga menyoroti pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Tidak semua infrastruktur berada dalam kewenangan pemerintah yang sama. Karena itu, penanganan kerusakan membutuhkan identifikasi status jalan, jembatan, atau fasilitas terkait agar tindak lanjut dapat dilakukan oleh instansi yang memiliki kewenangan dan sumber pembiayaan yang sesuai.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi. Warga memiliki pengetahuan mengenai kondisi lingkungan, titik rawan, dan perubahan yang terjadi di wilayahnya. Informasi tersebut dapat membantu pemerintah melakukan pemetaan risiko serta menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan lebih awal.

Zulkifly berharap data dampak bencana sepanjang 2026 dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam perencanaan pembangunan berikutnya. Pemerintah diharapkan mampu menyusun prioritas berdasarkan tingkat risiko, jumlah masyarakat terdampak, dan urgensi pemulihan akses pelayanan publik.

“Bencana memang tidak selalu dapat dicegah, tetapi dampaknya bisa dikurangi melalui perencanaan yang baik. Kita harus membangun infrastruktur yang lebih tangguh, memperkuat mitigasi, dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan pembangunan,” pungkas Zulkifly dalam rancangan keterangannya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + fourteen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam