HEMAT

Oleh:
Ganjar Kurnia

Terasjabar.co – Dewasa ini, kata “hemat” sudah naik pangkat. Ia bukan lagi sekadar nasihat ibu kepada anaknya yang terlalu sering membeli seblak level neraka. Hemat telah menjadi semboyan kantor, dan bahkan menjadi mantra kebijakan publik. Semua orang disuruh hemat: hemat listrik, hemat air, hemat bensin, hemat bicara, yang ujung-ujungnya mungkin bisa hemat bahagia.

Masalahnya, hemat sering menjadi sangat absurd ketika yang dihemat justru sesuatu yang seharusnya tidak dihemat, sementara yang diboroskan dibiarkan berjalan gagah memakai jas resmi.

Di rumah, seorang bapak memarahi anaknya karena lampu kamar mandi menyala lima menit lebih lama. “Hemat listrik!” katanya dengan suara menggelegar seperti pembangkit tenaga uap. Tetapi di ruang tamu, televisi menyala sejak pagi, menyiarkan acara yang tidak ada seorang pun menonton, kecuali cicak di dinding.

Di kantor, hemat lebih dramatis. Kertas fotokopi dibatasi. Tinta printer dijatah. AC dimatikan. Hari kerja dikurangi. Tetapi rapat tetap berlangsung di hotel, lengkap dengan spanduk besar, konsumsi tiga kali, suvenir, dan sambutan yang panjangnya hampir menyaingi sejarah Majapahit.

“Hemat anggaran,” kata panitia, sambil mencetak baliho raksasa bergambar wajah pejabat yang tersenyum.

Hemat memang sering punya wajah lucu. Ia galak kepada hal kecil, tetapi pemalu kepada hal besar. Ia marah kepada lampu lima watt, tetapi diam kepada proyek bocor. Curiga kepada pegawai yang meminta uang transport, tetapi sangat menikmati perjalanan dinas dengan tiket pulang-pergi dan fasilitas hotel yang aduhai, yang sesungguhnya bisa dilaksanakan dengan “zoom”.

Kadang-kadang, hemat juga dipakai sebagai hiasan moral. Orang yang menyuruh hemat tampak lebih suci, lebih matang, lebih ekonomis, lebih dekat dengan neraca keuangan surgawi. Padahal bisa saja ia hanya sedang memindahkan pemborosan dari tempat terang ke tempat yang lebih gelap.

Kita sering diajari: “Jangan boros.” Betul. Boros memang tidak baik. Tetapi hemat yang salah tempat juga bisa menjadi kebodohan yang diberi parfum kebijakan. Menghemat biaya perawatan jalan sampai akhirnya jalan berlubang, lalu biaya kecelakaan dan tambal sulam menjadi lebih mahal. Menghemat pelatihan pegawai sampai pegawai bekerja dengan cara zaman primitif. Menghemat pendidikan, lalu membayar mahal akibat kebodohan kolektif. Menghemat kesehatan, lalu membangun rumah sakit seperti monumen untuk kelalaian masa lalu.

Ada hemat yang bijaksana, ada hemat yang pelit, dan ada hemat yang pura-pura bijaksana. Hemat bijaksana bertanya: apa yang perlu dikurangi agar hidup lebih sehat? Hemat pelit bertanya: apa saja yang bisa dipotong supaya saya terlihat hebat? Hemat absurd bertanya: bagaimana mengurangi biaya kopi pegawai, tetapi tetap mempertahankan rapat koordinasi pengurangan biaya kopi di hotel bintang empat?

Di tingkat masyarakat, hemat sering menjadi nasihat untuk orang kecil. Rakyat diminta hemat beras, hemat minyak, hemat gas, hemat perjalanan. Kalau harga naik, rakyat disuruh kreatif. Kalau penghasilan turun, rakyat disuruh sabar. Aneh sekali, yang paling sering diberi ceramah hemat justru mereka yang sejak lahir sudah hidup dalam mode penghematan permanen.

Orang miskin tidak perlu seminar hemat. Mereka sudah profesor dalam ilmu bertahan hidup. Mereka bisa mengubah lima puluh ribu menjadi sarapan, makan siang, ongkos, pulsa, dan harapan yang dicicil sampai akhir bulan. Mereka tidak boros. Mereka hanya kalah cepat dari harga-harga yang larinya seperti atlet nasional. Yang perlu belajar hemat mungkin bukan rakyat kecil, melainkan mereka yang menganggap fasilitas sebagai hak lahir, perjalanan sebagai kebutuhan batin, dan anggaran sebagai ladang luas yang rumputnya boleh dipangkas sedikit-sedikit.

Hemat yang paling menyedihkan adalah ketika rakyat diminta mengencangkan ikat pinggang, sementara sebagian orang justru sibuk memperbesar ukuran perut kekuasaan. Hemat sejati seharusnya bukan sekadar mematikan lampu, tetapi menyalakan akal sehat. Bukan hanya mengurangi pengeluaran kecil, tetapi menutup kebocoran besar. Bukan hanya menyuruh orang bawah menahan lapar, tetapi mencegah orang atas kenyang sendirian.

Maka, marilah kita hemat secara waras. Hemat air, tapi jangan hemat empati. Hemat listrik, tapi jangan hemat kejujuran. Hemat anggaran, tapi jangan hemat akal sehat. Hemat bicara untuk pejabat, tapi suara rakyat yang menyuarakan kebenaran “mah” jangan disuruh hemat “donk”.

Kalau semua hal dihemat kecuali keserakahan, yang terjadi bukan efisiensi, melainkan pesta sunyi para pemboros yang memakai dasi hemat. Hebatnya, untuk laku seperti itu, rakyat seperti biasanya, diminta bertepuk tangan keras-keras, padahal tepuk tangan keras-keras itupun bisa disebut tidak hemat energi.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + 5 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius