Tinjau Pusat Budaya Pagerageung, Ronny Hermawan Dorong Penguatan Fasilitas dan Program Kebudayaan
Terasjabar.co – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke Pusat Budaya Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/2/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi sarana prasarana, pengelolaan, serta pemanfaatan pusat budaya tersebut sebagai ruang pelestarian seni tradisi masyarakat.
Anggota Komisi V DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat, Ronny Hermawan, mengapresiasi keberadaan Pusat Budaya Pagerageung yang dinilai memiliki potensi besar dalam menjaga dan mengembangkan seni serta kearifan lokal Tasikmalaya.
Menurut Ronny, pusat budaya tidak hanya menjadi ruang edukasi seni, tetapi juga dapat menjadi destinasi wisata berbasis kebudayaan yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Pusat Budaya Pagerageung ini punya nilai strategis. Namun fasilitas dan pengelolaannya harus terus diperkuat agar mampu menjadi pusat aktivitas seni yang benar-benar hidup dan produktif,” ujar Ronny.
Ronny menilai masih terdapat beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan, mulai dari ruang pameran, studio latihan, hingga area pertunjukan. Menurutnya, hal ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Kami di Komisi V akan mendorong agar pusat budaya seperti ini mendapatkan dukungan anggaran yang memadai. Tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa perhatian pemerintah,” katanya.
Selain aspek fisik, Ronny juga menekankan pentingnya pembinaan seni yang terprogram dan berkelanjutan. Ia meminta pengelola bekerja sama dengan sekolah, sanggar seni, dan komunitas lokal agar pusat budaya benar-benar menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Program pembinaan seni harus berjalan konsisten. Anak-anak muda harus diberi ruang untuk belajar dan tampil, sehingga regenerasi pelaku seni tetap berjalan,” tegasnya.
Ronny optimistis Pusat Budaya Pagerageung dapat berkembang menjadi magnet wisata budaya Tasikmalaya jika dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan destinasi lain di wilayah tersebut.
“Dengan konsep yang jelas, pusat budaya ini bisa menjadi daya tarik wisata. Ini akan berdampak langsung pada ekonomi warga,” tambahnya.
Ronny memastikan Komisi V DPRD Jabar akan mengawal hasil temuan lapangan dan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah provinsi agar pusat budaya ini mendapatkan perhatian lebih besar.
“Kami siap mengawal agar pusat budaya seperti Pagerageung tidak hanya berdiri sebagai bangunan, tetapi menjadi pusat pelestarian budaya yang benar-benar hidup,” tutupnya.






Leave a Reply