Zulkifly Chaniago Sayangkan Lambatnya Progres di TPPASR Legok Nangka
Terasjabar.co – Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan peninjauan progres program kegiatan di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka di Kabupaten Bandung, Rabu (06/03/2024).
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat H. Zulkifly Chaniago, BE. menyoroti lambatnya progres operasional TPPASR Legok Nangka dalam mewujudkan program-programnya pada tahun 2024.
Zulkifly mengatakan, TPPASR Legok Nangka seyogyanya diharapkan dapat menyelesaikan masalah sampah di Jawa Barat, terutama di Bandung Raya yang sudah dianggap sebagai kondisi darurat.
“Terkait progres Legok Nangka, sampai tahun 2024, hanya proses administratif yang selesai menurut road map pelaksanaannya. Namun, konstruksi baru akan dimulai pada bulan Februari 2025. Hal ini patut disayangkan,” kata Zulkifly mengemukakan keprihatinannya saat melakukan peninjauan program di TPPASR Legok Nangka, Rabu (6/3/2024).

Zulkifly berharap kehadiran perusahaan Jepang, Sumitomo, sebagai pemenang tender pengelolaan TPPASR Legok Nangka dapat mengoptimalkan tugasnya.
“Kami berharap Sumitomo, setelah beberapa perusahaan gagal dalam tender, dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Diharapkan pada Februari 2025, program ini dapat berjalan sesuai rencana. Namun, kami juga menyoroti pengeluaran untuk pemeliharaan, meskipun Legok Nangka belum beroperasi,” tambahnya.
Zulkifly menekankan pentingnya progres program ini menjadi fokus Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup. Pengawasan yang ketat terhadap TPPASR Legok Nangka diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah sampah di Jawa Barat.






Leave a Reply