Bapemperda Kerjasama Dengan Kesbangpol Jabar Dalam West Java International Forum for Democracy from Declining and the Future of Local Politic

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar forum internasional untuk demokrasi bertajuk “West Java International Forum for Democracy: Reviving Democracy from Declining and the Future of Local Politics” di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (24/11/2022).

Dalam sambutannya, Ketua Badan Pembentukan Peraturan (Bapemperda) DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M. Achdar Sudrajat, S.S0s. mengatakan selama beberapa tahun terakhir, demokrasi telah mengalami kemunduran di seluruh dunia.

“Seperti yang dijelaskan dalam banyak laporan, selama beberapa tahun terakhir, demokrasi telah mengalami kemunduran di seluruh dunia. masa depannya masih belum pasti, bergantung pada banyak variabel sosial-politik”, jelasnya.

Achdar mengatakan, dalam konteks tugas dan kewenangannya sebagai Ketua BP Perda DPRD Jabar, yang salah satu fungsi DPRD yaitu fungsi legislasi melalui pembentukan peraturan daerah.

“Saya informasikan bahwa pembentukan peraturan daerah dipengaruhi dinamika politik nasional dan daerah, dan seringkali dibentuk untuk menyelesaikan isu yang berkembang. Dengan demikian, peraturan daerah adalah instrumen hukum yang cukup efektif bagi masyarakat di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan, memperoleh hak-hak publik, menerima jaminan bahwa pemerintah daerah akan melaksanakan kewajiban untuk memenuhi pelayanan publik, serta bahwa proses demokratisasi berjalan dengan baik”, jelasnya.

Lebih lanjut Achdar mengatakan, forum ini merupakan wadah tongkat baru untuk kemajuan demokrasi baik untuk provinsi, bangsa atau dunia. Achdar mengatakan, untuk mewujudkan demokrasi haruslah saling berkesinambungan antara pembangunan dengan demokrasi.

“Mengutip dari Bapak Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono bahwa untuk mewujudkan demokrasi, harus dilakukan pembangunan politik, pemajuan sosial-ekonomi, dan partisipasi publik. Demokrasi tanpa perkembangan politik adalah demokrasi yang mati. Demokrasi tanpa kemajuan sosial ekonomi adalah demokrasi yang tidak sesuai dengan harapan rakyat. Demokrasi tanpa partisipasi publik adalah hampa,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat ini mengajak masyarakat dan para delegasi negara yang hadir untuk senantiasa menjaga demokrasi.

“Semoga acara ini menjadi investasi kita untuk masa depan demokrasi yang lebih cerah, mari kita jaga demokrasi”, pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *