Sugianto Nangolah: Pandemi Mereda, Seluruh BUMD Jabar Harus Bisa Meningkatkan PAD

Terasjabar.co – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah, SH., MH. mengatakan, pihaknya akan terus mendorong pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dapat memaksimalkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini kata Sugianto penting dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah  (PAD) Jabar.

Sugianto mengatakan, Provinsi Jawa Barat memiliki potensi PAD yang cukup besar, namun belum semua dapat digali dan dikelola dengan baik. Oleh karena itu, melalui BUMD yang dimiliki pemprov Jabar, semua aset dan potensi daerah dapat menghasilkan PAD untuk Pemprov Jabar.

Pandemi covid-19 telah memporak-perandakan seluruh sektor kehidupan, hal ini juga dialami oleh seluruh BUMD Jabar, sehingga kinerja BUMD banyak yang tidak mampu mengotimalkan kinerjanya, sehingga berdampak terhadap penghasilan PAD.

“Agar BUMD terus tetap eksis dan mampu memberikan deviden kepada PAD, maka Komisi III DPRD Jabar mendorong Pemprov Jabar melalui BUMD yang ada agar terus berinovasi dan mencari trobosan, dengan memanfaatkan aset-aset yang dimiliki oleh Pemprov Jabar”, kata Sugianto kepada Terasjabar.co, Selasa (19/7/2022).

Sugianto mengakui, sejak pandemi melanda Indonesia, hampir seluruh BUMD Jabar tidak dapat bekerja secara maksimal, kecuali BUMD PT. Bank BJB. 

“Mudah-mudahan kedepan bisa terus berkembang, sehingga BUMD seperti BJB juga bisa menghasilkan terobosan dan inovasi, sehingga mampu bersaing dengan bank-bank lainnya. Inovasi, harus mampu diwujudkan oleh bjb. Inovasi yang sifatnya bisa membangun BUMD menjadi lebih baik. Baik dari Sumber Daya Manusia nya, maupun dari segi tekgnologinya, agar bisa setara dengan bank swasta yang ada di Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut politisi Partai Demokrat DPRD Jabar ini mengatakan, Komisi III memiliki cakupan cukup luas untuk melakukan pengawasan ke seluruh kinerja BUMD. Bahkan bukan hanya mengawasi BUMD saja, tetapi juga mengawasi pendapatan asli daerah dari sektor yang lainnya. Baik berupa pajak dari PKB maupun pajak air permukaan dan pajak lainnya.

“Guna meningkatkan PAD, Komisi III DPRD Jabar terus melakukan pengawasan dan meminta masukan, apa saja kendala yang ada di salah satu BUMD seperti perbankan, BPR dan lainnya. Kita juga sedang menginventarisir mana saja BUMD yang menguntungkan dan mana yang kurang menguntungkan,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *