Tepis Narasi ‘Cikeas di Balik BEM UI’, Demokrat: Fitnah!

Terasjabar.co – Partai Demokrat (PD) geram karena kritik yang dilontarkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kepada pemerintah dikait-kaitkan dengan Cikeas. Partai Demokrat membantah narasi yang beredar di media sosial tersebut.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bamkostra) PD, Herzaky Mahendra Putra, menjelaskan muncul berbagai meme di media sosial yang mengait-ngaitkan kritik BEM UI dengan Partai Demokrat.

Salah satu narasi yang beredar adalah gerakan BEM UI dibiayai oleh Partai Demokrat dengan memasang wajah SBY, AHY, Rachland Nashidik, dan Andi Arief secara bergantian.

“Sebenarnya, ini merupakan akumulasi sejak kritik BEM UI mencuat ke publik. Tuduhan yang segera ditempelkan ke Leon adalah ‘kaki tangan’ Cikeas karena tahun 2013 bertemu Ibu Ani di Istana. Padahal, Leon Ketua BEM UI ketika itu baru SMP kelas dua dan mewakili Jawa Tengah bersama dengan perwakilan seluruh Indonesia selaku Duta Sanitasi,” kata Herzaky.

Herzaky menyebut meme tersebut juga beredar di WhatsApp. Intinya, Demokrat disebut berada di belakang gerakan BEM UI dan Herzaky membantahnya.

“Beberapa hari lalu, muncul pula WA ke berbagai pengurus, kader kami, maupun publik-publik tertentu, yang menyebarkan fitnah serupa. Ada meme yang dikirimkan, memfitnah kalau Partai Demokrat/Cikeas di balik langkah kritik BEM UI,” ujarnya.

Herzaky menyebut langkah BEM UI semata-mata adalah bumbu demokrasi. Menurutnya, sudah lama mahasiswa kerap mengkritik pemerintah.

“Bagi kami, apa yang dilakukan oleh BEM UI, adalah bagian dari dinamika demokrasi. Mahasiswa memang tugasnya mengkritik pemerintah, memberikan masukan secara tajam. Mahasiswa yang kritis adalah bagian dari sejarah bangsa ini, sejak Bung Karno ketika mahasiswa. Bagian dari sejarah perjalanan demokrasi di negeri ini, yang melakukan koreksi terhadap Orde Lama, dan Orde Baru, misalnya,” ucapnya.

Herzaky mengatakan Partai Demokrat secara resmi maupun politikus-politikus mereka secara pribadi meminta mahasiswa mengkritik tidak untuk diberi sanksi dan tidak direspons berlebihan, termasuk dengan tidak mengintimidasinya.

Secara pribadi, Herzaky mengaku sebagai salah satu Ketua Ikatan Alumni UI (Iluni UI). Namun, gerak langkah BEM UI yang mengkritik pemerintah, kata Herzaky, sama sekali tidak atas komando, perintah, atau pendampingan organisasi alumni, alumni secara pribadi, atau senior-seniornya.

“BEM UI bergerak secara independen,” imbuhnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *