Renovasi SJH Jelang Piala Dunia U-20 Sudah Mencapai 80%

Terasjabar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung cukup serius, ketika Stadion Si Jalak Harupat (SJH) ditunjuk sebagai salah satu venue dalam ajang Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Saat ini, renovasi kawasan stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung itu, telah mencapai 80%.

Hal itu diungkapkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) H. Marlan saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Ngawangkong Bari Ngopi, yang digagas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung.

“Untuk kesiapan Piala Dunia U-20, dari sisi insfratruktur kita sudah siap sekitar 80%. Sebagian kekurangannya akan kita perbaiki di tahun 2020, antara lain penambahan kapasitas lampu, pengadaan sound system, perbaikan kursi, dan penebalan hotmiks serta perbaikan jalan dengan sistem beton di beberapa titik,” ungkap Asisten Ekbang pada acara yang digelar di Taman Anak Kompleks Pemkab Bandung di Soreang,

Sementara di tahun 2021, peralatan digital juga akan ditambahkan sebagai fasilitas wajib dalam event terbesar kedua setelah Piala Dunia senior tersebut.

“Videotron, parameter untuk iklan, juga Video Assistant Referee (VAR), menjadi syarat wajib yang akan kita laksanakan di tahun 2021. Termasuk juga perbaikan lintasan lari menjadi sintetis,” terang Marlan.

Sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres) nomor 8 Tahun 2020 Tentang Dukungan Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Tahun 2021, tutur Marlan, Pemkab Bandung telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar kurang lebih Rp. 136 miliar.

“Dengan rincian sekitar Rp. 27 miliar di APBD 2020, dianggarkan dari Dispora, DPUTR dan Disperkimtan untuk pembuatan landscape pertamanan di SJH. Sedangkan nanti di 2021, dalam tahapan pembahasan di DPRD, dianggarkan sebesar kurang lebih Rp. 109 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan,” jelasnya didampingi Kepala Dispora H. Marlan Nirsyamsu.

Venue-venue di kawasan SJH sebelumnya sering digunakan dalam beberapa event olahraga. Namun karena selama covid-19 kegiatan dibatasi, menurutnya, beberapa venue seperti terlantar.

“Padahal kita sudah lakukan perbaikan dan pemeliharaan, hanya memang dari sisi anggaran belum memadai,” tutur Marlan.

Pihaknya sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat, agar di dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Sistem Keolahragaan termuat penegasan, bahwa event olahraga harus dilakukan merata ke seluruh daerah.

“Terutama di daerah yang memang punya kawasan olahraga. Sehingga pertama, bisa mengangkat potensi daerah dan yang kedua, sarana yang sudah ada bisa dimanfaatkan dengan banyaknya event yang dilaksanakan. Selama ini kan terpusat di Jakarta, kita sudah sampaikan ini ke Komisi X DPR RI,” pungkasnya pula.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + 2 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization