Perda Penyelenggaraan Pesantren : Santri Bisa Memiliki Keterampilan Kontemporer

Terasjabar.co – Wakil Ketua Pansus VII DPRD Jabar Tetep Abdulatip, mengatakan masukan dan catatan yang diberikan oleh Pimpinan Ponpes Subulus Salam bersama para pimpinan Muhammadiyah Kota Tegal sangat komperehensif dan beragam, dari mulai sinkronisasi antara Pesantren dan Pemerintah hingga hal teknis yang dapat menunjang kemakmuran pesantren.

“Alhamdulillah pada hari ini kita berkesempatan berkunjung ke Pesantren Modern Muhammadiyah Subulus Salam, Alhamdulillah Muhammadiyah sebagai ormas yang cukup besar di Indonesia dapat memberikan saran dan masukan terhadap Perda ini, secara komperehensif dari mulai semangat termasuk juga hal hal yang sangat teknis terkait kehadiran pemerintah dalam aktifitas pesantren”, ucapnya” Rabu, (14/10/2020).

Tetep menambahkan, hal yang dianggap penting ialah bagaimana Perda Penyelenggaraan Pesantren bisa menjadi wadah bagi para lulusan Pesantren memiliki ilmu dan keterampilan di bidang lain.

Menurutnya hal ini harus diaplikasikan, dengan cara Pesantren harus bekerjasama dengan dunia usaha atau industri. Tetep juga menambahkan, perlu adanya peran Pemerintah dalam memfasilitasi kerjasama antara Pesantren dan dunia industri agar para lulusan Pesantren juga memiliki latar belakang ilmu yang kontemporer.

“Alhamdulillah masukan-masukannya sangat berharga termasuk juga masukan bagaimana pemerintah hadir memfasilitasi Pesantren, bagaimana Perda juga bisa memasukan klausul pesantren bisa bekerjasama dengan dunia usaha. Termasuk bagaimana pemerintah memfasilitasi pesantren agat lulusan pesantren menjadi orang yang mandiri yang memiliki latar belakang keterampilan termasuk memiliki ilmu kontemporer dan sebagainya”, katanya.

“Ini nantinya akan kami bahas dan akan kami mencoba memasukan klausul tersebut ke dalam Perda Penyelenggaraan Pesantren di Jawa Barat”, pungkas Wakil Ketua Pansus VII tersebut

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *