Bansos Provinsi Jabar Gerakkan Ekonomi Masyarakat, Khususnya Penyediaan Susu yang Libatkan Belasan Ribu Peternak Perah Sapi

Terasjabar.co – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggandeng peternak sapi perah untuk menyediakan komoditas susu dalam paket bantuan sosial (bansos) provinsi tahap II.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Jafar Ismail mengatakan, keterlibatan peternak sapi perah dapat menggerakan ekonomi masyarakat. Sebab, penyedia pangan sapi pun terlibat dalam proses produksi susu.

“Dalam produksi susu, tidak hanya peternak sapi perah yang terlibat. Banyak masyarakat yang akan mendapatkan dampak positif, khususnya di sisi ekonomi,” kata Jafar di Kota Bandung, Rabu (15/7/2020).

Jafar melaporkan, pada 2019, tercatat ada sekitar 120.716 ekor sapi perah di Jabar. Produksi susu pada tahun tersebut mencapai 310.885 ton dengan konsumsi susu 8,33 kilogram per kapita per tahun.

“Jika melihat data, kami masih defisit 58.637 ton susu cair. Tapi penyerapan susu di tengah pandemi menurun. Dengan adanya komoditas susu dalam bansos provinsi, penyerapan susu akan kembali meningkat. Kami yakin kebutuhan susu untuk paket bansos provinsi Jabar akan terpenuhi,” ucapnya.

Menurut Jafar, susu mengandung protein yang sama baiknya dengan telur. Selain itu, kata ia, susu dengan metode pengawetan Ultra High Temperature (UHT) dapat bertahan 6 sd 9 bulan.

“Ada sembilan daerah di Jabar sebagai penghasil susu, seperti Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan kabupaten Sukabumi. Susu UHT tahan 6 sampai 9 bulan walaupun di suhu ruang. Saat pendistribusiannya pun aman,” ucapnya.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jabar Dedi Setiadi mengatakan, sekitar 16 koperasi susu dan 17.428 peternak sapi perah terlibat dalam penyediaan komoditas susu dalam bansos provinsi tahap II.

“Populasi sapi dari peternak sapi perah di Jabar yang tergabung dalam Koperasi Susu mencapai 65.416 ekor dengan jumlah produksi susu per hari sekitar 495.000 liter,” kata Dedi.

Jabar, kata Dedi, menjadi salah satu provinsi pemasok susu sapi nasional. Kualitas susu sapi Jabar pun sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) karena berstatus super special grade.

Dengan masuknya susu menjadi komoditas bansos provinsi, tingkat konsumsi susu masyarakat Jabar akan meningkat. Selain itu, peternak sapi perah mendapatkan tiga kepastian, yakni kepastian membayar, kepastian harga tidak melonjak, dan kepastian penyerapan susu.

“Susu Jabar untuk masyarakat Jabar. Saya kira program dari Pak Ridwan Kamil (Gubernur Jabar) harus diapresiasi karena mampu menggerakan ekonomi masyarakat, khususnya peternak perah sapi di Jabar,” ucapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam