Warga Kelurahan Dago Ubah Nama Kampungnya Jadi Kampung Dedi Mulyadi

Terasjabar.co – Cuaca dingin tak menyurutkan niat ribuan warga Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka bahkan berinisiatif mengubah nama kampungnya menjadi Kampung Dedi Mulyadi.

Mereka pun terlihat kompak membuat acara peresmian kampung yang awalnya bernama Kampung Biru tersebut secara meriah. Acara itu pun diresmikan langsung oleh Dedi Mulyadi.

Setibanya di kampung tersebut, Dedi Mulyadi mengaku kaget karena disambut dengan lengser dan tarian Sunda. Para tokoh masyarakat, mulai dari ketua RT, RW, hingga tokoh ulama setempat, langsung menyambut calon wakil gubernur Jabar nomor urut 4 tersebut.

Seusai diarak dan disambut oleh lengser dan para penari yang memakai kostum khas Sunda, ribuan warga yang telah menunggu kedatangan Dedi di sepanjang jalan kampung langsung menyalami dan meminta berfoto bersama.

Ketua RT Kampung Biru yang menjadi Kampung Dedi Mulyadi, Fedri, mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, warganya sudah mengenal sosok tokoh budayawan Sunda itu.

Dengan kecintaannya itu, warga langsung berinisiatif menamakan kampungnya menjadi Dedi Mulyadi dan diresmikan hari ini.

“Masyarakat di sini sangat ingin dan mendambakan seorang Dedi Mulyadi yang terkenal memasyarakat dan dekat dengan warga. Maka, kami pun berinisiatif mengganti nama kampung menjadi nama Kampung Dedi Mulyadi. Ini tidak ada kaitannya dengan politik, ya,” ujar Fedri saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Fedri pun bersama warga mengirimkan undangan langsung kepada Dedi Mulyadi di Purwakarta. Ia bersama warga mengaku gembira karena sosok yang didambakannya bisa datang ke kampungnya.

“Kami kirimkan undangan dan alhamdulillah mendengar Pak Dedi bisa datang, kami pun langsung membuat acara peresmian nama Kampung Dedi Mulyadi,” ucapnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengaku terharu karena namanya dijadikan nama kampung. Ia pun hanya bisa berucap terima kasih atas penghargaan yang diberikan para warga di wilayah tersebut.

“Saya kaget dan merasa terharu saja ada para warga yang mengganti nama kampungnya,” katanya.

Tak diduga saat acara peresmian di kampung tersebut, terlihat seorang aktor Preman Pensiun yang memerankan raja copet bernama Saef. Saef sengaja datang mengisi acara karena diberitahukan bahwa Dedi Mulyadi akan hadir di kampung sahabat dan saudaranya.

Bersama warga, Saef pun menghibur warga dalam acara yang dimeriahkan Dedi Mulyadi berduet dengan komedian Sunda Ohang.

“Saya datang ke sini untuk mengisi acara juga karena diminta teman saya. Saya pun senang bisa bertemu dengan salah satu idola, ya, Kang Dedi Mulyadi,” ucapnya.

Saef pun membawakan acara langsung bersama Dedi Mulyadi untuk menghibur warga setempat.

“Selain peresmian nama kampung, acara dibuat sebagai ungkapan rasa kebahagian mendalam karena warga di sini bisa bertemu Pak Dedi Mulyadi,” pungkas Saef.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *