Angka Peproduksi Afektif Covid-19 di Meningkat, Perlukah PSBB Jabar Dilanjutkan?

Terasjabar.co – Angka reproduksi efektif COVID-19 di Jawa Barat kembali meningkat ke angka 1,1 per 1 Juli 2020. Angka tersebut menandakan potensi penyebaran virus dari satu orang ke satu orang lainnya masih mungkin terjadi per harinya.

Pada periode 19 Juni – 1 Juli, angka reproduksi efektif COVID-19 masih di angka 0,84 atau berada di bawah ambang batas yang aman sesuai petunjuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sementara sepekan setelah memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) justru angka rata-rata kasus COVID-19 merangkak naik.

Epidemiolog Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unpad Bony Wiem Lestari mengatakan, dari pemodelan yang dilakukan jika ini terus berlangsung akan terjadi peningkatan kasus selama sebulan ke depan.

“Dengan meningkatkan reproduksi efektif ini menjadi kewaspadaan kita bersama. Peningkatan kasus positif ini setelah PSBB jabar itu diangkat oleh pak Guberunur pada 26 Juni. Sehingga barangkali ada pengaruh juga euforia masyarakat, mobilitas penduduk yang meningkat. Kasus meningkat karena PSBB diangkat (tidak diperpanjang),” ujar Bony.

Menangkap sinyal bahaya seperti itu, perlukah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilanjutkan?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, sedianya pembatasan sosial di provinsi masih bisa diterapkan tanpa harus mendapatkan izin dari pemerintah pusat. Hal itu, sesuai petunjuk dari Kementerian Kesehatan. Daerah pun bisa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dengna cakupan kelurahan/desa.

“Manajemen PSBB tidak perlu lagi izin dari pemerintah pusat, jadi keputusannya bisa dari provinsi. Peningkatan (kasus) ini memang sudah diprediksi. Sehingga tadi koordinasi yang baik dengan Pemkot/Pemkab mengingatkan agar kebijakan pengetatan itu terus dilakukan di level mikro atau PSBM,” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi yang sekarang dua minggu ke depan, kita melakukan tindakan PSBM di wilayah yang kita deteksi zona merah,” tambahnya.

“Jadi tidak ada pengenduran. Semuanya tetap ketat, hanya tidak lagi berbasis skala besar lagi karena tidak fair memperlakukan ke seluruh wilayah, sementara ada yang sudah aman terkendali, Sukabumi sudah hijau, sehingga diserahkan teknisnya,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan.

Kang Emil mengatakan, meski masuk ke fase AKB, PSBB tidak dihentikan. Seperti yang diterapkan di Kota Depok dan wilayah Bodebek lainnya.

“Jadi kalau bicara Jabar itu keseluruhan ada Bodebek ada non-bodebek, apakah PSBB dilanjuttkan? Ya dilanjutkan tapi di daerah yang memang tinggi yaitu di Bodebek, yang lain itu PSBM,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + 5 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital