Gubernur Jabar Minta Pengelola Wisata Terapkan Protokol Kesehatan

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta kepada pengelola destinasi wisata dan wisatawan untuk disiplin dan teliti menerapkan protokol kesehatan karena jika tidak dilaksanakan, maka pihaknya tidak segan untuk memberlakukan sanksi penutupan kembali.

“Saya amati hampir 100 persen pakai masker. Kedua saya titip bupati terus mengingatkan protokol kesehatan karena pasti ada satu dua orang yang tidak disiplin. Mushola diatur jaga jarak. Pedagang saya imbau pake sarung tangan. Karena terima uang fisik,” kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu seusai meninjau penerapan protokol kesehatan di Pasar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/6/2020).

Kang Emil mengatakan bahwa kunjungan ke Kabupaten Bandung Barat ini merupakan lanjutan dari penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di sektor pariwisata wilayah zona biru, setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Pangandaran.

“Pengunjung bisa diatur dikurangi kapasitas agar tidak terlalu padat. Orang makan juga harus jaga jarak. Bupati harus sebulan sekali rapid tes. Supaya tidak kecolongan. Kapasitas pengunjung 30 persen dulu, nanti 50 persen, bertahap setelah evaluasi. Kemudian inovasi yang sudah dilakukan setiap pengelola wisata harus melakukan sistem pembayaran online untuk membatasi uang fisik,” kata dia.

Berdasarkan laporan dari Bupati Kabupaten Bandung Barat, Kang Emil mengatakan sudah ada kesepakatan antara pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata berkaitan dengan menaati peraturan protokol kesehatan dan jika ada pelanggaran, maka siap diberi sanksi.

Ia mengatakan sektor pariwisata di Jabar belum bisa didatangi warga di luar Jabar dan sistem pembelian tiket online pun sekaligus bisa mengontrol domisili calon wisatawan yang datang serta jika bukan datang dari Jabar, maka belum bisa dilayani.

“Jadi ini saya monitor karena ingin memastikan aman. Kalau tidak aman atau melanggar ya ditutup lagi, PSBB lagi. Makanya pelaku usaha harus disiplin, jangan dulu terima dari luar Jabar. Semua harus berjalan. Pelaksanaannya akan terus dievaluasi setiap tujuh hari,” kata dia.

“Penutupan usaha, pasar tradisional di Cimahi kan ditutup, Bogor juga. Itu sanksinya. Kalau tidak disiplin, bakal lama. Vaksin ini kan belum tentu tahun depan ada. Bulan Juli bansos menipis, mudah-mudahan ekonomi meningkat. Dengan begini tidak ada yang di-PHK, dirumahkan, kalau ekonomi bergerak,” lanjut dia.

Pada kesempatan tersebut, Kang Emil juga mengunjungi lokasi lainnya di antaranya Pasar Panorama Lembang, The Lodge, rumah makan Asep Stroberi dan Farm House Susu Lembang.

Putar Balik

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dedi Taufik menjelaskan bahwa tempat pariwisata yang bisa beroperasi adalah yang bersifat di luar ruangan dan berada di zona biru dan tentunya dengan syarat yang berlaku, seperti pengurangan kapasitas.

“Untuk sementara, baru 30 persen dulu kapasitasnya. Jadi, The Lodge atau Farm House misalnya tidak bisa dulu menampung wisatawan seperti sebelum ada pandemi COVID-19. Dulu tiap akhir pekan bisa didatangi enam ribu sampai tujuh ribu wisatawan,” kata Dedi Taufikm

Hotel juga dibatasi kapasitasnya 50 persen dan hal ini berlaku untuk sektor lain, yakni hotel dan restoran, pembatasan kapasitas diberlakukan sebesar 50 persen.

Layanan breakfast dengan buffet-nya harus dilayani oleh karyawan dengan mengenakan face shield (pelindung wajah), sarung tangan dan masker.

“Semua sudah harus menggunakan protokol kesehatan. Sudah ada perwakilan tim dari gugus tugas, di hotel, restoran dan tempat wisata untuk mengawasi di lapangan. Mereka menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker,” kata dia.

“Destinasi di kawasan KBB diutamakan untuk wisatawan Jabar atau domestik. Tadi di the Lodge ada 20-an dari kendaraan asal Jakarta (nomor polisi B) dipulangkan kembali. Karena kan memang pengecekannya harus ketat. Ini bagian dari antisipasi, karena semua bertahap,” lanjut dia.

Menurut dia, tahapan pembukaan destinasi wisata di wilayah zona biru sudah sesuai dengan target yang dicanangkan mengenai pemulihan sektor ekonomi di Jabar.

Walaupun demikian, ia mengaku belum bisa memprediksi peningkatan ekonomi yang akan terjadi dan semua akan dievaluasi secara menyeluruh termasuk risiko yang bisa terjadi.

“Kami lihat dua minggu ke depan, perputarannya seperti apa. Sekarang aja kan di lapangan di destinasi belum seperti biasanya pulih. Memang kita target recovery ekonomi dari pariwisata dan kebudayaan itu di bulan Juni sudah mulai, minimal ada aktivitas ekonomi,” lanjut dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam