Presiden Jokowi Putuskan Nama Sekda Jabar Akhir Bulan Ini, Ridwan Kamil Mengaku Tak Dilibatkan dalam Proses Seleksi

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut tiga nama calon sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat sudah ada di tangan Presiden Joko Widodo. Saat ini pihaknya tengah menunggu keputusan presiden tersebut. Diperkirakan Sekda definitif akan diumumkan akhir bulan ini.

Untuk diketahui, Pansel Sekda Jawa Barat telah memutuskan tiga peserta terbaik calon Sekda Jabar. Ketiga orang itu, yang disusun berdasarkan abjad, adalah Dedi Taufik, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Provinsi Jawa Barat; Setiawan Wangsaatmaja, Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia; dan Yerry Yanuar, Kepala  Badan  Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil pun mengaku memberikan rekomendasi terhadap salah satu dari tiga orang tersebut, namun belum tentu aspirasi dirinya dikabulkan presiden.

“Keputusan akhirnya sebenarnya ada di presiden, sudah diajukan (tiga nama itu) karena pemilihan Sekda itu ada di kewenangan presiden kemudian Mendagri, Menpan RB, BKN, BIN,” kata dia, Minggu (5/1/2020).

Menurut dia, tidak semua aspirasi Gubernur dikabulkan. Buktinya Kalimantan Timur dan NTB.

“Apa yang diaspirasikan gubernur tidak dipenuhi jadi ya kita ikut saja gimana baiknya,” ucap Gubernur yang akrab disapa Emil ini.

Namun Emil bungkam ketika ditanya sosok yang menjadi aspirasi dirinya pada presiden. Yang pasti, kata dia, nama sekda definitif akan diumumkan pada akhir bulan ini.

Sebelumnya, lima kandidat telah menempuh tes wawancara sebagai bagian dari proses seleksi pada, Jumat 20 Desember 2019. Selanjutnya, panitia menetapkan tiga kandidat Sekda Jabar untuk kemudian dinilai oleh pemerintah pusat dan akan ada satu nama yang ditetapkan jadi Sekda Jabar.

Emil mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam proses seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah memasuki tahapan akhir.

Emil menyebut, dengan ketidaktahuannya menandakan gubernur tidak banyak intervensi terhadap proses seleksi terbuka sekda Jabar. Dia menyerahkan kepada Panitia seleksi,

“Kalau sudah tinggal tiga besar baru saya pikirkan,” kata dia.

Di samping itu, Ridwan berharap sekda yang terpilih nanti merupakan orang yang profesional dan tidak memiliki ambisi politik.

“Saya titipkan tolong dipilih orang yang profesional punya pengetahuan Jabar yang baik, loyal, dan tidak banyak ambisi politik karena itu berbahaya dari sisi kinerja. Sudah terbukti gara-gara itu jadi banyak masalah” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Panitia Seleksi yang juga Kabid Pengembangan Karir BKD Provinsi Jabar, Teten  Ali Mulku Engkun menuturkan, tiga nama berasal dari lima kandidat yang ikuti proses wawancara.

Teten menegaskan selama proses sampai tiga besar tersebut, gubernur sama sekali tidak campur tangan. Pihaknya bekerja secara independen.

“Kami tidak pernah telefonan atau berkomunikasi dalam bentuk apapun dengan gubernur maupun pihak lain. Pansel murni bekerja tanpa ada pengaruh siapapun, clear, ” tutur dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *