Ridwan Kamil: Saya Sama Sekali Tak Dilibatkan dalam Seleksi Terbuka Sekda Jabar

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sama sekali tidak dilibatkan dalam proses seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah memasuki tahapan akhir.

Lima kandidat telah menempuh tes wawancara di Hotel Prama, Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (20/12/2019).

Selanjutnya, panitia akan menetapkan tiga kandidat Sekda Jabar untuk kemudian tiga nama tersebut akan dinilai oleh pemerintah pusat dan akan ada satu nama yang ditetapkan jadi Sekda Jabar.

“Soal sekda, saya belum tahu, belum ada kabar,” ujar Ridwan Kamil, Jumat (20/12/2019).

Menurut dia, dengan ketidaktahuannya menandakan gubernur tidak banyak intervensi terhadap proses seleksi terbuka sekda Jabar. Dia menyerahkan kepada Panitia seleksi.

“Kalau sudah tinggal 3 Besar, saya pikirkan,” kata dia.

Di samping itu, Ridwan Kamil berharap sekda yang terpilih nanti merupakan orang yang profesional dan tidak memiliki ambisi politik.

“Saya titipkan tolong dipilih orang yang profesional punya pengetahuan Jabar yang baik, loyal, dan tidak banyak ambisi politik karena itu berbahaya dari sisi kinerja. Sudah terbukti gara-gara itu jadi banyak masalah, ” kata dia.

Sementara itu, Sekretariat Panitia Seleksi yang juga Kabid Pengembangan Karir BKD Provinsi Jabar, Teten  Ali Mulku Engkun menuturkan, proses wawancara berjalan lancar dan tepat waktu. Tes dimulai sejak pukul 8.00 hingga 11.30.

“Lima kandidat masing-masing hadir, sesuai dengan urutan diawali Pak Iwan dan diakhiri Pak Deni. Indikator penilaian Wawancara itu 35 persen dari nilai total. Sebanyak 15 persen inti substansi dari makalah. Nilai sudah 50 persen hari ini. Kemungkinan hasil seleksi berubah itu tinggi. Nanti keputusan malem pukul 22.00,” kata dia.

Teten mengatakan, 3 Besar hasil seleksi akan dilaporkan kepada Ridwan Kamil yang tengah ada di Jakarta. Sementara secara resmi pihaknya akan mengumumkan tiga nama besar tersebut Sabtu 31 Desember 2019.

Senada dengan Ridwan Kamil, Teten menegaskan, selama proses sampai tiga besar tersebut, gubernur sama sekali tidak campur tangan. Dia bekerja secara independen.

“Kami tidak pernah telfonan atau berkomunikasi dalam bentuk apapun dengan gubernur maupun pihak lain. Pansel murni bekerja tanpa ada pengaruh siapapun,” tutur dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *