DPRD Jabar Fokus Tangani Tiga Masalah Tenaga Kerja di Jabar

Terasjabar.co – Masalah industri dan tenaga kerja di Jawa Barat akan menjadi salah satu fokus utama yang segera ditangani Asep Syamsudin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024.

Fakta mengenai 188 industri garmen dan tekstil yang gulung tikar dan berimbas PHK di Jabar dalam setahun ini dinilai harus segera ditindaklanjuti.

Asep mengatakan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung, ada tiga masalah terkait dengan masalah industri dan tenaga kerja.

Jika tidak segera ditangani, angka 188 industri yang gulung tikar atau relokasi ini akan bertambah.

Pertama, katanya, kegiatan industri ini bersinggungan dengan program Citarum Harum.

Jika mereka tidak bisa beradaptasi dengan program tersebut, kurang koordinasi dengan berbagai pihak, dapat menyebabkan angka penutupan atau relokasi industri jadi lebih besar.

“Bagi pabrik-pabrik yang sedikit nakal, tidak mengindahkan lingkungan hidup, ini kena dampak dari teman-teman yang bergelut di proyek Citarum Harum. Pabrik-pabrik yang tidak menyesuaikan diri dengan program ini atau abai terhadap kaidah pelestarian lingkungan, pasti gulung tikar,” kata Asep, Kamis (10/10/2019).

Pemerintah pun, katanya, harus menyediakan solusi bagi pabrik-pabrik tersebut, di antaranya dengan membuat instalasi pengelolaan air limbah atau IPAL Komunal. Sehingga IPAL dapat dipakai bersama mengolah limbah dan sungai pun bebas pencemaran.

Masalah kedua yang dihadapi industri di dalam negeri, katanya, adalah kebijakan impor yang kurang berpihak terhadap industri tanah air.

Jika impor masih berupa bahan baku dan dapat diolah di industri dalam negeri, katanya, masih bisa dimaklumi.

Pengaruhnya pun tidak terlalu besar terhadap PHK.

“Kalau balau bahan baku impor karena murah, bisa dikerjakan di sini untuk dibuat bahan jadi. Tapi yang jadi masalah kalau impornya bahan jadi yang harganya jauh lebih murah. Ini yang bikin pabrik tutup dan ada PHK,” katanya.

Masalah ketiga, katanya, tingginya UMK di sejumlah daerah di Jabar. Hal ini membuat pabrik-pabrik yang tadinya nyaman membuka usaha di Jabar akhirnya merelokasi pabriknya ke Jawa Tengah yang punya UMK lebih rendah.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dan dapil Kabupaten Bandung tersebut, mengatakan masalah ini hanya dapat ditangani melalui peningkatan kekompakan Dewan Pengupahan yang terdiri atas unsur pengusaha, pemerintah, dan serikat pekerja.

Hal lainnya, kata Asep, Jabar harus mendorong terus upaya link and match antara dunia industri dengan pendidikan, khususnya SMK.

Pemprov Jabar, katanya, harus bisa menyediakan SDM terbaiknya yang punya kemampuan khusus sesuai kebutuhan industri.

Tidak luput dari pengawasannya, katanya, adalah para pekerja dari sektor perkebunan yang masih banyak yang kurang sejahtera.

Setidaknya, terdapat delapan perkebunan di Kabupaten Bandung yang harus ditingkatkan kapasitasnya sehingga mampu lebih mensejahterakan pekerjanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam