Sekda Jabar Klaim Program Kolecer Efektif Dongkrak Minat Baca

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin sinergi dengan pemerintah di setiap kota/kabupaten untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan kotak literasi cerdas (kolecer) di tempat-tempat kerumunan.

Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa mengungkapkan, kolecer merupakan salah satu program Gubernur Jabar untuk meningkatkan indeks baca masyarakat yang masih rendah.

“Ini merupakan inovasi yang terbaik di dunia dan efektif meningkatkan minat baca masyarakat,” ujarnya dalam pertemuan dengan Forum Perangkat Daerah Bidang Kearsipan dan Perpustakaan di Padalarang, Kamis (14/3/2019).

Menurut Iwa, adanya kolecer di tempat kerumunan massa terbukti menarik banyak warga untuk membaca. Dalam sarana tersebut, disediakan berbagai buku yang bisa menambah pengetahuan dan keterampilan bagi pembacanya.

Terobosan tersebut diharapkan bisa diikuti oleh setiap pemerintah kota/kabupaten dengan menyinergikan program bersama pemerintah provinsi.

“Yang penting, kita sinergikan perencanaan, pelaksanaan, dan juga pengendalian berbagai program. Selanjutnya, tentu akan ada evaluasi-evaluasi,” tuturnya.

Seperti diketahui, indeks baca masyarakat secara nasional masih rendah, yakni sekitar 25 persen. Angka tersebut diperoleh dari survei Perpustakaan Nasional tahun 2015 yang dilakukan di 28 kota/kabupaten di 12 provinsi atau mewakili 75% dari perpustakaan yang ada di Indonesia.

Sementara secara global, minat baca masyarakat Indonesia berada di urutan ke-60 dari 61 negara. Indonesia persis di bawah Thailand dan di atas Bostwana. Itu berdasarkan studi Most Littered Nation in the World yang dilakukan Central Connecticut State University pada 2016.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar, Dinny Resmiati menambahkan, masih rendahnya minat baca tidak melulu disebabkan minimnya sarana dan prasarana.

“Namun, bagaimana pemerintah bisa menggalakkan berbagai program yang kreatif dan inovatif untuk merangsang minat baca masyarakat. Dan ini harus bersinergi, tidak bisa sendiri-sendiri,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, Dispusipda Jabar sudah membuat MOU dengan dinas perpustakaan dan kearsipan di setiap kota/kabupaten untuk menyinergikan berbagai program tersebut. Hal itu pun, harus ditindaklanjuti dengan pengalokasian anggaran untuk bisa merealisasikan program.

Saat ini, menurut Dinny, semua kabupaten/kota di Jabar berupaya meningkatkan minat baca masyarakatnya dengan mendukung pengembangan berbagai sarana, seperti taman baca masyarakat dan perpustakaan desa.

Namun untuk perpustakaan daerah, saat ini masih ada dua daerah yang belum memilikinya, yakni Kabupaten Pangandaran dan Banjar.

“Untuk Kabupaten Bandung Barat, Perpusda memang belum ada, tetapi sudah dapat alokasi DAK sebesar Rp 10 miliar. Untuk Pangandaran dan Banjar, kami coba upayakan agar bisa mendapatkan bantuan keuangan ataupun DAK. Syukur kalau bisa dianggarkan dari APBD,” ucapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + ten =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam