Bawaslu RI: Pemantau Pemilu Independen di Jabar Masih Kurang

Terasjabar.co – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia menyatakan jumlah pemantau pemilu independen yang ada di Jawa Barat masih kurang.

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo, di Kota Bandung, Minggu (10/3/2019), mengatakan jumlah TPS di Jabar ada 138.144, tapi jumlah lembaga pemantau independen yang melakukan pengawasan Pemilu di Jabar hanya tiga.

“Lembaga pemantau pemilu yang ada di Jabar jumlahnya tak sebanding dengan jumlah pemilih yang mencapai 33 juta,” kata Ratna seusai acara Sosialisasi Akreditasi Pemantau Pemilu di Kota Bandung, Jabar.

Dia berharap kedepannya akan semakin banyak lembaga pemantau pemilu di Jabar supaya bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

“Apabila semakin banyak masyarakat yang terlibat pengawasan maka bisa memperkecil ruang untuk yang akan curang,” ucapnya.

Menurut dia pada Pemilu 2019 di Jabar kemungkinan tidak akan terlalu banyak diawasi oleh lembaga pemantau pemilu karena hingga saat ini masih sedikit lembaga pemantau independen yang mendaftar ke Bawaslu untuk turut serta dalam membantu pengawasan pesta demokrasi di tatar Pasundan itu.

“Jabar itu menjadi titik yang sangat kami perhatikan, dan pemilihnya paling banyak dibanding provinsi lain yakni ada 33 juta,” ujar Ratna.

Oleh karena itu, pihaknya mengaku khawatir kondisi ini akan berdampak terhadap kurang maksimalnya pengawasan pesta demokrasi tersebut dan minimnya pemantau bisa memberi kesempatan yang lebih besar bagi kontestan untuk berbuat curang.

Walaupun tidak menjelaskan idealnya, jumlah ini pun masih tergolong sedikit. “Kami berharap semakin banyak yang memantau,” katanya.

Dia mengatakan kurangnya jumlah lembaga pemantau independen disebabkan tidak adanya kekuatan finansial dari masing-masing lembaga yang ada karena negara tidak menyediakan dana untuk pemantauan yang dilakukan lembaga pemantau pemilu.

Sehingga pihaknya berharap semakin banyak lembaga pemantau pemilu yang memberikan sumbangsihnya untuk pengawasan pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Loli Suhenti, mengatakan hingga saat ini baru ada tiga lembaga pemantau independen yang sudah mendaftar ke pihaknya untuk turut serta dalam pemantauan Pemilu 2019.

Menurut Loli, jumlah ini terlalu sedikit dibanding luasnya wilayah dengan jumlah pemilih yang paling banyak.

“Padahal di Jawa Barat ini ada 138.144 TPS. Berapa banyak orang yang dibutuhkan untuk mengawasi,” ucapnya.

Pihaknya mengakui tugas terberat Bawaslu adalah mendorong sebanyak mungkin agar elemen masyarakat turut serta dalam pemantauan pemilu.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + six =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam