Ridwan Kamil Janjikan Tambahan Rp 300 Miliar untuk Citarum Harum

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjanjikan dana tambahan untuk program Citarum Harum senilai Rp 300 miliar. Dana‎ tersebut nantinya akan dibagikan kepada 23 sektor sungai sehingga masing-masing sector mendapat sekira Rp 15 miliar.

“Dana Rp 300 miliar itu akan dialokasikan melalui APBD Provinsi Jawa Barat. Memang dananya saat ini belum ada, tapi doakan saja, setelah anggaran turun, dananya akan segera cair,” kata Ridwan Kamil pada acara Evaluasi Citarum Harum di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (15/1/2019).

Menurut Dansatgas Program Citarum Harum tersebut, selain anggaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membantu pengadaan 10 ekskavator untuk normalisasi Sungai Citarum. Jumlah tersebut adalah jumlah awal bergantung kebutuhan.

“Menanggapi keluhan kurangnya koordinasi, saya pun akan segera membuat kantor sekretariat. Kantor tersebut berfungsi sebagai pusat‎ koordinasi dari permasalahan Sungai Citarum. Untuk sementara akan dibuat di wilayah Jalan Naripan, Kota Bandung,” katanya.

Warga memancing di Sungai Cijunti yang menjadi lokasi pembuangan limbah di Desa Sukamukti, Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat 4 Januari 2019. Meskipun terdapat larangan dari pemerintah untuk membuang limbah ke Sungai Cijunti yang bermuara ke Sungai Citarum, masih banyak pabrik yang membuang limbahnya ke sungai tersebut.*/ANTARA

Menurut Ridwan Kamil, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuat program penghargaan Citarum Award. Penghargaan diberikan kepada siapa saja yang telah berjasa dalam pelestarian selama program Citarum Harum bergulir.

“Kami juga meminta para pegiat seni dan lingkungan untuk terus berkarya untuk Sungai Citarum. Karena Sungai Citarum bukan hanya sungai biasa tetapi di dalamnya ada peradaban yang harus dijaga,” katanya.

Ridwan Kamil berjanji, pada Februari 2019 akan mengadakan pertemuan lanjutan‎ mengenai Sungai Citarum. “Pertemuan ini akan membahas grand design Citarum ke depan. Saya berharap Citarum ke depan bisa kembali dijadikan tempat wisata yang asri,” katanya.

5 tahun

Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Tri Soewandono optimistis permasalahan Sungai Citarum bisa terselesaikan pada waktu 5 tahun. Meski demikian, perbaikan belum dikerjakan secara merata. Perbaikan baru terlaksana di sekira 12 sektor.

“Kami akan mulai sektor lainnya segera hingga ke sektor 22. Sementara untuk sektor 23, kami koordinasikan dengan Kodam Jaya. Lalu kamu akan evaluasi kekurangan alat berat, apakah 10 ekskavator yang dijanjikan itu cukup atau tidak,” kata Tri Soewandono.

Menurut Tri Soewandono, kemajuan pelestarian Sungai Citarum sungguh membanggakan. Misalnya, sudah diangkutnya sampah seberat 80.000 ton dari Sungai Citarum. Belum lagi beberapa pembangunan taman bermain anak, pembongkaran rumah di bantaran sungai, dan penutupan perusahaan-perusahaan pencemar limbah.

WARGA mengais sampah yang menumpuk di Sungai Citarum Lama, Margaasih, Kabupaten Bandung, Minggu 30 Desember 2018. Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat mencatat, setiap harinya Sungai Citarum menerima 1.500 ton sampah baik sampah rumah tangga maupun limbah industri.*ANTARA

Selain itu, kata Tri Soewandono, akan ada tambahan BKO anggota TNI dari beberapa kodam, TNI AU, marinir dan kostrad‎. “Kami akan mendapatkan bantuan BKO sebanyak 3.050 orang yang akan terjun langsung ke Sungai Citarum,” katanya.

Wadan Satgas Ekosistem itu berjanji, secara bertahap, Kodam III/Siliwangi akan menertibkan keramba jaring apung di waduk-waduk yang tersambung ke Sungai Citarum seperti di Waduk Jatiluhur, Cirata, dan Saguling. “Ini perintah dari Presiden Joko Widodo,” katanya.

Oleh karena, kata Tri Soewandono, jika Sungai Citarum rusak, dari data yang dihimpunya,  kerugian bisa mencapai ratusan triliun. “Dari air bersih saja kerugiannya mencapai Rp 197 triliun, pertanian Rp 20 triliun, energi Rp 240 t‎riliun, dan perikanan mencapai Rp 10 triliun,” katanya.

Ego sektoral

Di tempat yang sama, Bupati Bandung Dadang Naser meminta semua pihak menghilangkan ego sektoral. Sehingga, permasalahan Sungai Citarum bisa diselesaikan dengan mudah.

“Semua harus bekerja sama, baik itu instansi TNI, Polri, dan pemda setempat. Baik pemda tingkat I maupun tingkat II,” katanya.

Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan akan terus‎ membantu permasalahan hukum. Apalagi anggaran yang dikeluarkan untuk Sungai Citarum jumlahnya meningkat. “Dari yang tadinya Rp 84 juta, kini anggaran untuk penanganan masalah hukum meningkat menjadi Rp 3 miliar,” katanya.

Dengan demikian, menurut Wadan Satgas bagian Hukum Citarum tersebut, Polda Jawa Barat akan terus memantau pelanggaran-pelanggaran yang ada. “Tidak segan, kami akan tindak tegas pencemar-pencemar Citarum ini,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × four =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam