Pemkot Bandung Upayakan Sinkronisasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi

Terasjabar.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mensinkronkan rencana aksi sesuai dengan upaya revolusi tata kerja aksi pencegahan korupsi. Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi.

Kota Bandung terpilih sebagai satu dari 45 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang bertanggung jawab dalam aksi strategi nasional. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengoordinasikan langsung aksi ini.

“Di Kota Bandung rencana aksi pencegahan korupsi sudah berjalan. Baik yang memenuhi aspek potensi layanan perizinan, keuangan negara, maupun reformasi birokrasi,” ungkap Plh. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di sela-sela Diseminasi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi dan Aksi Pencegahan Korupsi 2019-2020 di Hotel Aston Pasteur, Kota Bandung, Kamis (6/12/2018).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi rencana aksi pencegahan korupsi, Kota Bandung menunjukkan progres yang menggembirakan. Pada triwulan ketiga tahun ini progresnya sudah mencapai 83,3 persen. Sebelumnya hanya sekitar 39 persen.

“Beberapa masih terdapat persoalan seperti OSS (online single submission) yang baru dalam proses. Sebenarnya sudah mulai digunakan namun masih menghadapi masalah kendala dalam proses layanannya. Sehingga masih terjadi penumpukan. Ini yang akan kita dorong,” ungkap Ema.

Menurutnya, standar keuangan Kota Bandung sudah menggunakan SIRA (Sistem Informasi Rencana Anggaran). Untuk APBD sudah menggunakan SIMDA (Sistem Informasi Manajemen Daerah). Untuk itu semua sudah terpenuhi bahkan sudah berjalan sejak tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau masih ada kekurangan akan terus kami maksimalkan supaya tidak ada persoalan baik dari sisi perencanaan, pembiayaan sampai kepada pelaksanaan. Dengan demikian nanti apa yang menjadi tujuan itu sesuai tidak? Apa yang dikerjakan mengarah ke sana atau tidak akan terlihat,” tutur Ema.

Ditemui ditempat yang sama, Koordinator Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi, Asep Rahmat Suwandha menjelaskan, pihaknya memilih 45 kementerian, lembaga dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terpilih merupakan adalah yang terdapat program prioritas nasional seperti kawasan pariwisata strategis atau kawasan ekonomis khusus.

Dalam strategi nasional pencegahan korupsi, terdapat tiga fokus yang dijabarkan jadi 11 aksi besar. Ketiga fokus tersebut antara lain perizinan dan tata negara, keuangan negara, serta penegakan hukum dan reformasi birokrasi.

“Kami pilih semua daerah sebagai penanggung jawab aksi strategi nasional pencegahan korupsi. Nanti setelah dua tahun, setiap daerah sudah melakukan apa? Apakah sesuai dengan perencanaan? Kemudian dilaporkan kepada sekretariat nasional,” ujarnya.

Untuk mempermudah, tim nasional sudah membuat sistem dalam jaringan agar daerah melaporkan setiap triwulan sekali. Misalnya di triwulan tertentu, setiap daerah melaporkan target yang telah direncanakannya. Dengan begitu, sekretariat nasional bisa mengevaluasinya.

“Per 1 januari 2019 sudah mulai running. Sebelum itu kita sepakati, apa yang akan dikerjakan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 7 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam