Rekor, Setahun KBB Ganti Sekda Lima Kali

Terasjabar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mencatatkan rekor dalam setahun memiliki lima orang sekretaris daerah (Sekda). Pasca Sekda Maman S. Sunjaya mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bandung Barat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018, tercatat sudah empat kali jabatan sekda berpindah kepada empat penjabat (pj).

Pj. Sekda pertama dipegang Asisten Pemerintahan Aseng Junaedi, kemudian berpindah ke Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) KBB Wandiana, dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) KBB Wahyu Diguna yang masa tugasnya berakhir 24 November. Kemudian tongkat estafet dilanjutkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Asep Ilyas.

Diperpanjangnya Pj. sekda tak terlepas dari belum diputuskannya sekda definitif oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Namun, usulan perpanjangan tiga bulan ditolak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Pak Wahyu berakhir masa jabatannya 24 November. Karena belum ada sekda definitif, kemudian saya usulkan pj. sekda baru yaitu Asep Ilyas untuk masa jabatan tiga bulan. Namun pak gubernur hanya menyetujui jabatan itu hanya sampai dua bulan,” kata Umbara di Ngamprah, Sabtu (24/11/2018).

Meski hanya disetujui dua bulan, Umbara mengaku tidak mempersoalkannya. Bahkan, ia mengungkapkan sekda definitif bakal segera ditetapkan pada Desember mendatang.

“Sebenarnya calon sekda yang saya pilih sudah ada sejak sebulan lalu. Tapi memang belum saya publis, masih menunggu kekompakan jajaran di bawah. Di level pimpinan atau eselon 2 semuanya sudah kompak, begitupun di tingkat kabid, hanya memang jajaran di bawah masih harus dioptimalkan. Saya berprinsip, Pemkab itu ibaratnya sebuah rumah yang membutuhkan kekompakan untuk membangunnya, mulai dari tingkat sekda sampai tenaga kerja kontrak (TKK),” paparnya.

Berdasarkan hasil panitia seleksi (pansel) calon sekda, ada tiga pejabat yang direkomendasikan kepada Bupati, yaitu Dra. Hj. Agustina Piryanti, Drs. Asep Wahyu dan Ir. H. Asep Sodikin. Penetapan tiga peserta terbaik hasil seleksi terbuka itu berdasarkan berita acara rapat penilaian hasil akhir seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tahun 2018 Nomor 07/PANSEL/2018 tanggal 21 September 2018.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =