Wagub Jabar Dorong Payung Hukum Untuk Pesantren

Terasjabar.co – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum akan terus mengupayakan agar pesantren semakin diakui dan mendorong adanya payung hukum yang menjamin kesejahteraan pesantren bukan hanya di Jawa Barat, namun juga di seluruh Indonesia.

“Hingga saat ini belum ada ketetapan maupun peraturan yang memberikan kepastian bagi pesantren agar mendapatkan anggaran khusus, baik untuk bidang pemberdayaan masyarakat maupun pendidikan,” kata Wagub Uu Ruzhanul Ulum dalam siaran persnya, Minggu (21/10/2018).

Padahal, kata Uu, pesantren memberikan pelayanan pendidikan bertahap dengan kurikulum yang jelas.

“Sehingg ke depan kami berharap akan ada peraturan yang memberikan kode rekening dan nomenklatur yang menjadi payung hukum mengenai pesantren,” kata Uu.

“Jadi nanti siapapun kepala daerahnya, tetap ada kucuran dana untuk keberlangsungan pesantren, tidak hanya mengandalkan hibah dan bantuan sosial,” lanjutnya.

Dorongan Wagub Jabar agar pesantren memiliki payung hukum diutarakan saat dirinya membuka secara resmi Festival Tajug 2018, di Alun-alun Kasepuhan Cirebon, Sabtu (20/10/2018). Festival ini digelar dalam rangka memperingati hari santri nasional yang ditetapkan setiap tanggal 22 Oktober.

Secara harfiah, tajug berarti akidah agama, moralitas, serta hubungan vertikal dengan Allah SWT. Karenanya Wagub Uu mengungkapkan, Festival Tajug di hari santri ini merupakan momentum memaksimalkan syiar Islam, sehingga Festival Tajug ini dinilainya sangat penting dalam penyebaran agama.

“Hari santri ini merupakan kegiatan syiar Islam, berbeda dengan hari-hari yang lain. Oleh karena itu kegiatan kali ini sangat baik untuk perkembangan agama,” kata Uu.

Sementara itu, Gusti Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat mengatakan bahwa hari santri ini harus dimaknai sebagai momentum santri mengembalikan jati diri bangsa, serta mengembalikan adat tradisi bahwa santri cinta damai dan cinta kebaikan.

Terlebih di era yang penuh hoax dan ujaran-ujaran kebencian seperti saat ini.

Ia berharap hari santri tidak hanya diperingati oleh santri pelajar aktif, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat, karena baginya filosofi santri adalah belajar, yang akan terus dilakukan sepanjang hayat.

“Di era sekarang tentunya penuh hoax, kebencian, harus kita hindari bahkan kita lawan, karena Indonesia dibangun dengan kedamaian, dengan cinta kasih, toleransi, saling hormat-menghormati,” kata PRA Arief.

“Filosofi santri itu adalah belajar. Selama kita hidup terus belajar. Kita terus menjadi santri,” ujarnya.

Festival ini diawali dengan bersih-bersih masjid di 10 masjid besar di Kota Cirebon, pada tanggal 15-19 Oktober 2018 kemarin. Dilanjutkan dengan lomba puji-pujian zaman kuno, lomba Tahfiz Qur’an Juz 30, serta lomba Adzan Pitu. Sedangkan pada puncak peringatan di tanggal 22 Oktober mendatang, digelar acara syukuran yang rencananya dihadiri oleh Menteri Agama RI.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + 17 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization