Jadi Wali Kota Bandung, Oded akan Lanjutkan Sisa Program Sebelumnya
Terasjabar.co – Mengisi jabatan baru sebagai gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan jabatan wali kota Bandung yang ditinggalkannya kepada Oded M Danial. Acara serah terima jabatan wali kota dan wakil wali kota Bandung sekaligus pisah sambut dengan Ridwan itu digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Jumat (21/9/2018).
Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara antara Ridwan Kamil dan Oded. Seusai penandatanganan, Ridwan Kamil menyerahkan Buku Memori Akhir Jabatan, sementara Oded memberikan cenderamata berupa foto kebersamaannya dengan Ridwan Kamil.
Ia sangat yakin Oded bisa melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Kota Bandung dengan lebih baik bersama Wakil Wali Kota Yana Mulyana. Setelah bersama-sama membangun Bandung selama lima tahun, Ridwan menilai Oded memiliki amunisi yang kuat untuk melanjutkan pembangunan Kota Bandung lima tahun mendatang.
Pada sambutannya, Ridwan Kamil mengaku bangga bisa meninggalkan Pemkot Bandung dengan kondisi baik. Ia mengucapkan terima kasih kepada Oded sebagai kawan seperjuangannya, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bandung yang berkontribusi mendatangkan 348 penghargaan di tingkat regional, nasional, dan internasional. Dengan didukung ASN yang cakap, Ridwan meyakini kesuksesan Kota Bandung bisa berlanjut
“Saya tahu persis para ASN ini telah bekerja keras mengikuti arahan pimpinan,” kata Emil, sapaan akrabnya.
Dalam posisinya sebagai Gubernur Jawa Barat, ia menjamin dukungan penuh untuk membantu Kota Bandung hadir lebih banyak. Ia mengaku telah menyiapkan bantuan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 40 miliar serta 2 jembatan layang untuk Kota Bandung.
Dengan mantan wali kota Bandung di kursi pimpinan provinsi, Oded berharap kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terjalin dengan semakin baik.
“Kalau kemarin berjuang dengan Kang Emil secara politis sejak awal, kini saya akan meneruskan membangun Kota Bandung. Tentu saja komunikasi dan kolaborasi dengan provinsi akan kita tingkatkan,” ujar Oded.
Dalam tugas barunya sebagai pemimpin kota berpenduduk hampir 2.5 juta ini, Oded akan melanjutkan semua sisa program pembangunan yang selama ini belum tertuntaskan. Ia telah mengumpulkan seluruh SKPD terkait tentang program-program yang belum terselesaikan.
“Tentang fly over yang sudah ada DED (Detail Engineering Design) di Jalan Gatot Subroto-Laswi. dan saya sudah instruksikan kepada teman-teman bahwa tahun 2019 itu tahun DED,” katanya.
Sementara untuk program 100 hari, ia dan Yana akan mengedepankan program-program yang tidak terlalu berdampak anggaran. Sebab, saat ini anggaran untuk APBD perubahan masih dibahas. Maka, program 100 hari Oded-Yana akan menuntaskan yang sudah ada. Oded menyatakan, semua masalah yang belum selesai dan harus dibereskan masuk perhatiannya.
“Jadi saya akan memaksimalkan sisa-sisa program yang dilaksanakan di SKPD dari APBD murni dari Januari sampai Desember 2018, itu yang akan dimaksimalkan. Saat ini saya ingin mengajak masyarakat kepada gerakan-gerakan yang meningkatkan kualitas SDM,” ujarnya.





Leave a Reply