Olahan Bambu Kreasi Warga Cimahi Tembus Pasar Dunia

Terasjabar.co – Produk berbahan dasar bambu, selama ini kerap dipandang sebelah mata. Namun oleh sekelompok tangan kreatif di Kota Cimahi, Jawa Barat, bambu disulap menjadi barang bernilai jual tinggi. Bahkan, ragam produk terbuat dari bambu ini sukses menembus pasar dunia.

Kelompok yang piawai berkreasi mengolah bambu ini bernaung dalam Indonesian Bamboo Community (IBC). Komunitas tersebut berdiri sejak 2014.

Adang Muhidin, pendiri IBC, berkisah usaha bambu yang dirintisnya ini bermula dari rentetan kegagalan yang pernah dialami sebelumnya. Dia pernah mempunyai tiga usaha yang terpaksa gulung tikar pada 2009.

“Usahanya lebih ke bengkel, mesin las, juga punya kontraktor dan pulsa. Semuanya bangkrut dan tidak mempunyai apa-apa lagi,” kata Adang di Sekretariat IBC, Jalan Melong Asih No.23, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (2/8/2018).

Adang Muhidin pendiri Indonesian Bamboo Community (IBC)

Usai terpuruk, Adang bergabung dengan komunitas angklung pada 2010. Dia mulai mengenal bambu. Kala itu Adang hanya bertahan selama satu tahun bersama komunitas angklung.

Ia asah otak untuk berinovasi meracik karya berbahan bambu. Singkat cerita, Adang berkenalan dengan pemain biola bernama Abah Yudi pada 2011 dan berpikir membuat biola bambu.

“Saya sendiri tidak bisa bermain biola. Pertama kali membuat, biolanya tanpa suara. Jadi, walau pun digesek bagaimana juga tetap tidak ke luar suaranya,” ucap Adang disusul tawa.

Sejak itu, Adang mengolah bambu menjadi alat musik di antaranya gitar dan bas. Lalu, ia mengunggah hasil karyanya di YouTube. Tanpa disangka olehnya, Kementerian Perdagangan mengundangnya untuk mengikuti pameran Java Jazz Festival pada 2012.

Adang mengaku kalau niatnya datang ke pameran itu sekadar iseng saja, bukan menjual produk. Namun, ternyata karyanya mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

“Waktu itu kita ikutan festival itu dengan membuat gitar, bass, dan biola tapi bentuknya masih berantakan. Kita bermodalkan keberanian saja karena belum ada yang bikin. Sama sekali tidak punya niat untuk menjual,” tuturnya.

“Pas datang ke sana, lihat yang lain pada bagus, sedangkan kita jelek. Tapi justru mereka ternyata tertarik Bahkan, media asing pun hingga meliput. Di sana ternyata kita paling ramai dan banyak yang nawar,” ungkapnya mengenang.

Jam tangan berbahan bambu

Berawal dari pameran itulah, Adang mulai menyadari bahwa olahan bambu mempunyai nilai. Sejak itulah dia melakukan serangkaian uji coba demi memuktahirkan karyanya dengan cara menjalin kerja sama, salah satunya dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Mulai dari sanalah kita bekerja sama dengan kampus-kampus ketika sadar kalau apa yang dibuat itu punya harganya. Kita mulai kerja sama dengan ITB karena membutuhkan pengujian-pengujian. Setelah diuji, kita baru berani menjual pada tahun 2014 dan pada tahun 2014 pula IBC terbentuk,” ujar Adang.

Saat ini, anggota IBC yang berasal dari Cimahi berjumlah 40 orang. Sekretariat IBC bukan hanya terpusat di Cimahi, namun tersebar di tiga wilayah, yakni Kalimantan, Lampung, dan Bangka Selatan. Kini barang-barang bambu karya mereka diminati pasar dunia.

“Kalau barangnya sudah diekspor ke Malaysia, Jepang, Filipina, Rumania, Belgia, Jerman, Meksiko, dan Brasil,” kata pria yang sempat mengenyam pendidikan S2 bidang studi teknik di Jerman ini.

Menurutnya, hingga saat ini ia bersama rekan-rekannya mempunyai 120 inovasi berbeda berbahan dasar bambu yang akan dipasarkan secara bertahap dan sedang melalui serangkaian uji coba.

“Sekarang kita mulai ke peralatan-peralatan yang lain seperti casing handphone sampai ke casing flashdisk,” ucapnya.

Semakin lama menekuni usaha, ia bersama rekan-rekannya mulai melakukan sejumlah inovasi pula dalam proses produksinya. Bahkan pada 2018 ini, Adang telah menemukan cara yang lebih efisien dalam proses produksi sehingga sejumlah barang dapat dikerjakan dalam kurun waktu singkat. Adapun untuk alatnya, ia mengatakan ada yang dibeli dan dimodifikasi kembali serta adapula yang dibuat sendiri.

“Pengerjaannya kalau biola tiga hari. Kalau gitar sampai seminggu. Kalau drum sampai tiga mingguan lah. Kalau tahun 2018 kita sudah nemu cara pengerjaan yang lebih efisien. Untuk alat, yang dibeli kita modifikasi. Ada juga alat yang dibuat,” terangnya.

Pada 2017 lalu, ia memproduksi barang berupa jam berbahan bambu yang kini sedang laris. Sebelumnya, Adang menjual barang seperti alat musik biola, gitar, drum, bas, alat musik tradisional, dan lainnya. Kisaran harga Rp 400 ribu hingga Rp 40 juta. Dari hasil dagangannya, ia bersama rekan-rekannya mengaku mengantongi Rp 60 juta hingga Rp 70 juta dalam satu bulan.

“Sekarang lagi ramai, sehari bisa laku lah yang gini (jam tangan). Lima biji dikalikan dua juta jadi sepuluh juta. Paling laris sekarang jam,” ungkapnya.

Gitar bambu

Bambu yang diolahnya tidak berasal dari satu tempat. Adang memanfaatkan bambu apa pun untuk diolah. Namun, ia biasa mengambil bambu dari wilayah Bandung Raya antar lain Cililin, Soreang, dan Ciwidey. Dalam satu bulan, ia membutuhkan 20 batang bambu untuk diolah.

Selain menjual barang berbahan dasar bambu, Adang mewakili teman-temannya kerap mendatangi berbagai pusat pelatihan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat soal bambu. Ia berharap, masyarakat Indonesia mau mengolah bambu jadi produk yang dapat mendatangkan keuntungan.

“Intinya, kami ingin mengedukasi pada masyarakat kalau bambu ini punya nilai jual kalau diolah,” kata Adang.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × five =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam