GTTP Prediksi Ada Ribuan Kasus Corona Baru di Jabar

Terasjabar.co – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (GTPP Jabar) memprediksi akan terjadi lonjakan kasus sekitar 2.200 sampai 3.000 kasus positif yang baru dalam sebulan mendatang.

Hal itu mengacu pada pemodelan yang dibuat Divisi Perencanaan, Riset dan Epidemiolog (PRE) GTPP Jabar dengan landasan angka reproduksi virus Corona di Jawa Barat yang naik ke angka 1,23. Perhitungan lainnya, hasil pemeriksaan tes usap atau swab test metode PCR di Jabar, yang sudah mencapai 171.000 tes, dengan angka positivity rate pengetesan yakni 7,5 persen positif dari keseluruhan warga yang dites.

“Jadi kita memprediksikan dari pemodelan yang dikerjakan itu akan ada penambahan kasus satu bulan ke depan sebanyak sekitar 2.200 sampai 3.000 kasus positif yang baru,” kata tim PRE GTPP Jabar Bony Wiem Lestari di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (7/8/2020).

Peningkatan kasus ini, menurut Bony, berbanding lurus dengan ditemukannya kasus dan klaster penyebaran baru, yang disinyalir salah satu faktornya berasal dari mobilitas penduduk saat PSBB mulai dilonggarkan.

“Jadi yang kasus impor itu terjadi karena ada memang mobilitas penduduk, terutama mereka yang berasal dari wilayah transmisi lokal yang masuk ke Jawa Barat. Kemudian ada klaster perkantoran, kita juga lihat ada klaster keluarga di mana sekarang mulai lebih banyak, juga klaster tenaga kesehatan,” tutur Bony.

Sekretaris GTTP Jabar Daud Achmad mengatakan berdasarkan data terakhir hingga Jumat (7/8/2020) pukul 10.00, tercatat ada 6.995 kasus positif Corona di Jabar. Dari angka tersebut, kasus positif aktif ada 2.526 orang dan yang meninggal sebanyak 217 orang dan pasien sembuh menjadi 4.252 orang.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *