Bentrokan Ojol Vs Opang di Bandung Berakhir Damai
Terasjabar.co – Perselisihan ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di Bojongsoang Kabupaten Bandung berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyudahi perselisihan yang sempat terjadi.
Perwakilan ojol dan opang menandatangani surat perjanjian yang dibubuhi materai dan disaksikan oleh Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan dan Muspika Kecamatan Bojongsoang.
“Alhamdullilah kami hari ini telah melakukan mediasi dengan kawan-kawan yang berasal dari ojek pangkalan Cikoneng, mudah-mudahan apa yang dihasilkan memuaskan semua pihak dan kawan-kawan ojek online,” kata salah satu perwakilan Keluarga Besar Ojek Online Indonesia Andrian Mulya Putra usai mediasi di Mapolres Bandung, Sabtu (28/7/2018).
Ia berharap ojol dan opang tetap menjalin persahabatan dan kompak. Sehingga opang bisa menerima keberadaan ojol. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan.
“Mau menerima online secara terbuka dan menghilangkan hal-hal yang berbau intimidasi dan provokasi. Proses hukum tetap berlanjut, kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ucap dia
Sementara itu, perwakilan opang Ova Mustofa (62) mengatakan, pihaknya menerima hasil dari mediasi tersebut.
“Menerima, online bisa masuk dan punya kartu online,” ungkap dia
Pihaknya menjamin jika ojol aman memasuki wilayah Cikoneng, Bojongsoang.
“Pasti aman, kalau misalnya untuk warga saya siap menanggung jawabkan untuk mengamankan,” ujar Ova.






Pingback: Bentrokan Ojol Vs Opang di Bandung, Polisi Tetapkan 4 Tersangka | Teras Jabar
Pingback: Buntut Bentrokan Ojol Vs Opang di Bandung, Polisi Tetapkan 4 Tersangka | Teras Jabar