Disorda Jabar Bantah Penyunatan Bonus Atlet Paralympic

Terasjabar.co – Sekretaris Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda) Jabar Dani Ramdan membantah adanya ‘penyunatan’ bonus atlet paralympic peraih medali emas dalam kejuaraan Peparnas 2016 lalu. Namun diakui nilai bonus memang tidak sebesar dengan apa yang dijanjikan.

Dani menjelaskan, awalnya bonus untuk peraih medali emas untuk atlet yang berlaga di PON dan Peparnas memang sebesar Rp270 juta. Tapi di luar dugaan raihan medali Provinsi Jabar khususnya pada ajang Peparnas melebihi dari yang ditargetkan.

Kondisi itu, kata dia, berpengaruh terhadap anggaran yang disiapkan untuk bonus para atlet tersebut. Karena anggaran untuk bonus tersebut telah dialokasikan sebelum pelaksanaan event olahraga empat tahunan itu.

“Bonus memang awalnya PON dan Peparnas itu Rp 270 juta. Ternyata dalam pelaksanaan Peparnas itu di luar dugaan raihan medali melonjak melebihi alokasi (anggaran) yang kita siapkan. Jadi akhirnya diambil kebijakan dihitung ulang lagi dari asalnya Rp 270 juta menjadi Rp 230 juta,” kata Dani saat dihubungi, Kamis (19/7/2018).

Keputusan itu diambil karena alokasi anggaran untuk bonus tidak akan mencukupi. Hal ini juga kata dia telah disepakati oleh semua pihak dan hasil kajian yang matang. Selain itu besaran bonus itu juga lebih besar bila dibandingkan dengan provinsi lain.

“Kita untuk menghitung (nilai bonus) itu juga mengundang dari NPCI, dikasih dulu (penjelasan) kondisinya seperti ini. Kemudian untuk pemberian penghargaan itu ada tim, ada dari UPI, mengkaji kebijakan pusat karena kan ada aturannya juga batas atasnya, lalu membandingkan dengan provinsi lain maka keluar angka segitu,” ujarnya.

Dia juga melanjutkan isu terkait dugaan ‘penyunatan’ bonus ini terus berubah-ubah. Awalnya sejumlah atlet tersebut protes terkait aturan kontribusi yang diwajibkan kepada seluruh atlet eraih bonus. Dalam aturan tersebut setiap atlet peraih bonus diwajibkan untuk memberi kontribusi dari bonus yang diterima kepada NPCI.

Aturan itu, kata dia, merupakan kebijakan NPCI pusat bukan akal-akalan dari NPCI Jabar. Bahkan dalam aturan itu disebutkan besaran kontribusinya sekitar 25 persen dari nilai bonus. Dengan rincian 15 persen untuk tingkat kabupaten/kota, 10 persen untuk provinsi dan 5 persen untuk pusat.

“Itu bukan aturan Jabar, tapi aturan nasional. Sehingga komplain ke NPCI Jabar salah alamat karena itu aturan pusat. Dan dalam AD/ART-nya juga disebutkan tidak mengikuti ketentuan bisa dikeluarkan sebagai anggota,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, dana kontribusi itu nantinya akan digunakan untuk keperluan anggaran rganisasi. Karena NPCI tidak seperti KONI, belum seluruhnya ditopang oleh pemerintah daerah.

“Jabar cukup banyak membantu, kalau di provinsi lain apalagi kabupaten/kota belum semua. Karena dulunya NPCI itu di bawah KONI . Sekarang setelah dipisah belum semua daerah sadar. Jadi tetap aja bantuan itu melalui KONI tapi enggak mau. Jadi itulah di share (dana kontribusi). Itu juga untuk organisasi juga bukan untuk pengurus. Untuk pelatnas, pelatda ini,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 7 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius