Paslon Nilai Debat Kedua Pilkada Kabupaten Purwakarta Lebih Berbobot

Terasjabar.co – Debat Publik kedua Pilkada Kabupaten Purwakarta mendapatkan respon positif dari para pasangan calon. Selain karena fasilitas yang lebih baik, juga karena debat kali ini pun berlangsung lebih berbobot.

Meski ada kekecewaan karena jumlah pengunjung yang dibatasi. Selama debat Pilbup Purwakarta berlangsung, penonton terbilang kondusif. Selain itu adalah ketidakhadiran dari salah satu cawabup nomor urut 3 Luthfi Bamala, namun debat dapat berlangsung berimbang.

Padil Karsoma, paslon cabup nomor urut 1 yang berpasangan dengan Acep Maman menyatakan puas atas terselenggaranya debat kali ini. ‎”Ada harapan masyarakat Purwakarta bisa lebih cerdas dalam memilih ke depannya,” ucapnya di Hotel Harper Purwakarta, Kamis (3/5/2018) malam‎.

‎Padil pun berjanji akan mengevaluasi hasil debat Pilbub Purwakarta kali ini. Selain itu dia juga berjanji akan membuat program-program baru yang bisa memberikan suasana baru bagi warga Purwakarta.

Menurut Padil, paslon nomor urut satu pun akan menerima berbagai masukan dan koreksi yang berkaitan langsung dengan masyarakat. “Diharapkan ke depan ada ide-ide baru agar masyarakat bisa memilih yang terbaik dari calon-calonnya,” ucapnya.

Zaenal Arifin sebagai cabup independen nomor urut tiga juga menceritakan hal senada. Menurut dia debat yang baru saja diselenggarakan, bisa menjadi edukasi bagi masyarakat.

Terutama saat pencoblosan nanti, pada tanggal 27 Juni 2018, masyarakat tidak lagi bingung memilih calon pemimpinnya. “Alhamdulillah cukup bagus ya, inilah bagian dari bukti pendidikan politik masyarakat, khusus Purwakarta,” ujar Kang Ipin.

Sementara menurut Cabup nomor urut dua Anne Ratna Mustika, dibandingkan debat Pilbub Purwakarta sebelumnya, de‎bat kali ini lebih berbobot. “Jadi saya harap informasi bagi masyarakat Purwakarta, kini menjadi jelas, sehingga masyarakat bisa tentukan pilihan secara konkret,” ucapnya.

Anne pun bersyukur acara yang dihadiri ratusan orang ini bisa berlangsung kondusif. Meski sebagian pendukung dari tiga pasang calon berada di luar, namun secara umum acara berlangsung aman.

Pada debat publik kedua, semua calon bisa menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan lawan-lawannya. Jauh lebih baik daripada debat sebelumnya yang terkesan ‘garing’.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *