Debat Kandidat Pilgub Jabar 2018 Akan Digelar Malam Ini

Terasjabar.co – Debat kandidat peserta Pilgub Jabar 2018 akan di gelar pada Senin (12/03/18) malam ini, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Debat putaran pertama yang menghadirkan 4 pasangan calon tersebut akan dipandu oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi. Dan akan disiarkan secara langsung selama 2 jam mulai pukul 19.30 WIB.

Keempat pasangan calon, yakni nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzahanul Ulum, nomor urut 2 Tb Hasanuddin-Anton Charliyan, nomor urut 3 Sudrajat-Akmad Syaikhu, dan nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, akan beradu program kerja yang ditawarkan untuk memimpin Jawa Barat selama 5 tahun ke depan.

KPU Jabar sendiri mewajibkan semua pasangan calon gubernur (cagub) dan wakil gubernur (cawagub) untuk hadir dalam acara debat kandidat kali ini. Jika tidak, KPU akan memberikan sanksi berupa tidak akan ditayangkan iklan paslon tersebut saat massa iklan oleh KPU.

“Kalau tidak hadir maka salah satu sanksinya tidak ditayangkan iklan dalam massa kampanye iklan di media elektronik dan cetak, kecuali kalau alasannya bisa diterima seperti sakit,” kata Kepala Bagian Hukum dan Humas KPU Jabar Teppy Darmawan.

KPU sudah membentuk tim perumus KPU untuk persiapan debat kandidat Pilgub Jabar 2018. Ada 18 guru besar yang disiapkan dari berbagai kampus. Tim perumus sudah mempersiapkan dengan menggelar rapat beberapa waktu lalu.

Teppy mengatakan, debat bertujuan untuk menyampaikan visi-misi tiap paslon terhadap apa yang menjadi persoalan di Jabar. Sehingga tim perumus menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) untuk jadi bahan dalam materi debat.

“Tim perumus nanti akan menghubungkan visi-misi yang diterima dengan masalah yang dihadapi dalam pembangunan Jawa barat. Itu akan kita angkat melalui tiga momen debat,” katanya.

Debat akan berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama tema yang secara spesifik akan menyoroti pusaran pembangunan politik lokal dalam pusaran kebangsaan. Materi yang diangkat seputar negara kesatuan, masalah yang berkaitan dengan kebangsaan. “Ada tiga tema utama yang akan dibahas dalam debat kandidat nantinya. Untuk yang pertama berkaitan dengan fungsi-fungsi pemerintahan, negara, politik, dan ekonomi. Kedua dan ketiga masih dirumuskan,” katanya

KPU juga sudah berkoordinasi dengan tim sukses masing-masing paslon. Sebab saat debat, KPU akan menayangkan profil, dan visi misi tiap calon. Sehingga materi itu harus disepakati agar tidak ada koreksi lagi.

“Ketika di dalam acara debat kita tayangkan informasi tentang calon, seluruhnya sudah persetujuan dan koreksi dari tim kampanye. Jadi semuanya sudah final,” ucapnya. (*)

red

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *