Jaringan Narkoba Aceh Diungkap Polda Jabar dan Polda Riau

Terasjabar.co – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil menangkap enam orang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu berkerjasama dengan Kepolisian Daerah Riau.

Lokasi penangkapan ada di berbagai tempat, diantaranya Puri Agung II A BLK. E nomor 29 RT 06/RW 06 Kota Batam tanggal 30 Januari 2018 sekitar jam 19.30 WIB, Perum Bukit balerang blok D1 nomor 1 Kota Batam tanggal 30 Januari 2018 jam 21.30 WIB, Lottemart Jalan Engku Putri Kota Batam, Perum Bida Ayu blok N nomor 89 Kota Batam, dan lobby Bandara Hang Nadim Kota Batam.

Polda Riau bekerjasama dengan Polda Jabar dalam penuntasan kasus tersebut, karena direncanakan sabu tersebut akan diedarkan oleh kurir ke Kota Bandung. Tersangka yang terlibat dalam kasus ini ialah, AM (42), MUS (28), SA(35), DA (36), AZ (36), SA (24).

“Masing-masing tersangka ini memiliki tugas dan peranan yang berbeda-beda,” kata Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Hari SP melalui keterangan tertulisnnya, Jumat (02/2).

Para tersangka tersebut merupakan bagian dari jaringan Bandar berinisial FR (DPO) berperan dengan tugas yang berbeda beda. AKBP Hari SP menambahkan, narkotika jenis sabu yang di kirim ke berapa provinsi merupakan kiriman dari Thailand via laut, transit di Malaysia untuk menurunkan sebagian sabu lalu kapal Thailand tersebut bersandar di pulau terluar di sekitar Aceh Utara.

“Jaringan tersebut telah tiga kali menerima dan mendistribusikan sabu ke beberapa provinsi, setiap pengiriman sebanyak 30 kilogram. Daerah pemasaran jaringan tersebut adalah, Banjarmasin, Pontianak, Surabaya, Lampung, Pekan Baru, Bandung, Palembang dan Jambi serta Lombok,” kata Hari.

Saat dikirim, sabu tersebut disimpan di dalam sepatu. Setiap kurir membawa sabu sebanyak satu kilogram. Jika pengiriman melalui udara, diedarkan melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Barang bukti yang disita ialah 25,404 kg narkotika jenis sabu, terdiri dari 24 bungkus paket besar sabu satu kilogram, 14 bungkus paket sedang ukuran 1 ons, 1 bungkus paket kecil 4,19 gram, 12 unit handphone, 2 unit timbangan digital, 1 buah tabung gas 12 kg dan 1 drum oli, 1 buah speker, 1 buah brankas, 2 buah sertifikat, 1 buah paspor, dan 3 buku tabungan. Tersangka dan barang bukti sudah diamankan dan dilakukan pengembangan terhadap bandar narkoba. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *