Kikir? Penyebab, Bahaya, dan Akibatnya

Terasjabar.co – Kira-kira apa yang akan terjadi pada orang yang makan dan minum terus-menerus, tapi tidak pernah buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK)? Atau apa yang akan terjadi jika di depan rumah ada parit kecil, tapi airnya tergenang, tidak mengalir?

Bahaya serius akan menimpa orang yang makan dan minum terus, tapi tidak BAB dan BAK. Ia akan sakit, mulai sakit ringan sampai yang berat. Sedangkan air tergenang, ia akan menjadi sumber penyakit. Sejernih apa pun air, jika tergenang ia akan menjadi sumber penyakit. Seperti sumber penyakit demam berdarah nyamuk Aedes Aegypti, ia tidak bisa hidup kecuali di air tergenang yang jernih.

Hal yang sama akan terjadi pada orang mencari harta terus-menerus dan mengumpulkannya, tapi tidak pernah dibagikan sebagiannya. Ia akan ditimpa penyakit berbahaya, yaitu “kikir” atau “bakhil”. Penyakit ini tidak hanya berbahaya bagi akhirat, tapi juga bagi dunia. Tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri, tapi juga bagi keluarga dan masyarakat.

Allah SWT menegaskan, “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat” (QS Ali Imran: 180).

Dalam sebuah hadis Nabi SAW menjelaskan, “Dan jauhilah oleh kalian sifat kikir, karena kikir telah mencelakakan umat sebelum kalian, yang mendorong mereka untuk menumpahkan darah dan menghalalkan apa-apa yang diharamkan bagi mereka” (HR Muslim).

Harta halal adalah salah satu alasan orang kikir enggan berbagi. Ia beranggapan bahwa harta halal yang dimilikinya sudah bersih sehingga tidak perlu lagi dikeluarkan infak atau zakatnya. Padahal, menurut Alquran, pada harta halal ada hak yang sudah ditentukan milik orang lain, yaitu orang-orang miskin yang meminta-minta dan orang tidak berpunya, tapi tidak pernah meminta karena memelihara kehormatan dirinya (QS al-Ma’arij [70]: 24-25). Adapun pada harta haram, tidak ada kewajiban berinfak, tapi yang ada hanya kewajiban untuk mengembalikan kepada yang berhaknya.

Harta halal itu ibarat air sumur yang jernih. Walaupun kelihatan jernih, sebenarnya pada air sumur itu terdapat kotoran berupa lumut. Hal tersebut terlihat ketika air sumur sudah dimasukan ke dalam bak. Dalam rentang waktu tertentu lumut-lumut tersebut akan terlihat menempel di dinding bak. Dan jika air yang berada di dalam sumur tidak ditimba, lumutnya akan mengendap dan pada gilirannya dapat menutup lubang air. Akibatnya, air tidak bisa keluar dan sumur menjadi kering.

Demikian juga dengan harta halal yang kita miliki. Di dalamnya masih ada kotoran berupa hak orang lain. Jika kotoran ini ditahan, tidak disalurkan kepada yang berhak, ia akan menghalangi rahmat dan berkah Allah. Akibatnya harta yang dimiliki bukannya mendatangkan kemudahan, malah sebaliknya akan banyak mengundang kesusahan.

Sebagaimana firman–Nya, “Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar” (QS al-Lail [92]: 8-10). (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + 11 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam