Ridwan Kamil Tawarkan Peluang Investasi kepada Korea Selatan

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menawarkan tujuh arah ekonomi baru di Jabar kepada Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang-deok saat berkunjung ke Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/2/2023).

Tujuh arah ekonomi baru pasca COVID-19 tersebut bisa menjadi peluang bagi investor dari Korea Selatan untuk berinvestasi di Jabar.

“Ada tujuh ekonomi baru pasca COVID-19 yang akan jadi fokus Jabar, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh pengusaha Korea Selatan,” ujar Ridwan Kamil.

Ketujuh ekonomi baru tersebut, yakni peningkatan investasi, sektor ketahanan pangan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, peningkatan aspek manufaktur berbasis revolusi industri 4.0, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan penguatan pariwisata lokal.

“Khusus untuk investasi kami akan membangun 13 kota industri baru di kawasan Metropolitan Rebana yang akan jadi pusat pertumbuhan baru di utara Jabar,” tutur Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Dalam pertemuan tersebut, Kang Emil mengungkapkan bahwa perekonomian Jabar saat ini dalam kondisi yang baik.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang-deok terkait hubungan kerja sama antara Provinsi Jawa Barat dan Korea Selatan di Gedung Pakuan, Selasa (28/2/2023).(Foto: Pipin Sauri/Biro Adpim Jabar)

Realisasi investasi Jabar sepanjang tahun 2022 saja mencapai Rp174,6 triliun dan Korea Selatan merupakan negara keempat terbesar nilai investasinya di Jabar.

“Ekonomi Jabar sedang baik dan 60 persen industri nasional ada di Jabar. Korea Selatan masuk di empat besar dengan nilai yang investasinya terbesar,” sebut Kang Emil.

Ia kemudian memberikan buku panduan peluang investasi di Jabar kepada Lee Sang-deok yang bisa dimanfaatkan oleh investor Korea Selatan.

Dalam waktu dekat Kang Emil juga akan melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan untuk menjalin kerja sama dengan beberapa provinsi dan membujuk pengusaha agar mau berinvestasi di Jabar.

“Saya akan ke Korea Selatan, pekan depan, ada kerja sama dengan beberapa provinsi dan membujuk pengusaha di sana agar datang ke Jabar,” sebut Kang Emil.

Dubes Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang-deok merespons positif terhadap peluang berinvestasi di Jabar.

Ia akan menawarkan tujuh arah ekonomi baru dan keuntungan berinvestasi di Jabar kepada para pengusaha di Korea Selatan.

“Tujuh ekonomi baru Jabar saya kira bisa dijajaki kerja samanya oleh Pemerintah Provinsi Chungnam dan para pengusahanya,” kata Lee Sang-deok.

Selain membahas peluang investasi, kedatangan Lee Sang-deok ke rumah dinas Gubernur Jabar itu juga untuk memperkenalkan diri dan menjaga hubungan baik. Ia baru saja menjabat Dubes Korea Selatan untuk Indonesia sejak 4 Januari 2023.

“Jabar sangat penting bagi Korea Selatan karena itu hubungannya harus tetap dijaga dengan baik,” ucap Lee.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 8 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization