Masih Zona Kuning, 10 Daerah di Jabar Lanjutkan PSBB

Terasjabar.co – Gubernur Jabar Ridwan Kamil memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ada lima daerah melanjutkan hingga 26 Juni, sementara lima daerah Bodebek mengikuti DKI hingga 2 Juli.

Perpanjangan masa ini untuk mewadahi daerah-daerah yang masih berada di zona kuning untuk melaksanakan PSBB proporsional.

“Dari hasil statistik pergerakan orang meningkat, terjadi temuan COVID-19 di tempat-tempat yang sebelumnya kurang diwaspadai. Keputusan hari ini adalah PSBB Jabar diperpanjang sampai tanggal 26 Juni,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).

Saat ini, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu, terdapat 17 daerah yang masuk ke dalam kategori zona biru. Sedangkan 10 daerah masih di zona kuning. Artinya, ada penambahan dua daerah di zona biru, dibandingkan pekan lalu.

“Mudah-mudahan dalam waktu dua minggu lagi ada yang masuk ke zona hijau. Angkanya sudah mendekati angka zona hijau, salah satunya di Pangandaran dan di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

10 wilayah yang masih masuk zona kuning dan melanjutkan PSBB antara lain Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Indramayu, Karawang, Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi dan Depok.

Sementara itu, kata Kang Emil, Bodebek akan tetap satu frekuensi dengan Jakarta.

“PSBB proporsional di Bodebek, dipersamakan dengan Jakarta 2 Juli 2020. Artinya ada tiga situasi di Jabar yang melaksanakan proporsional 2 Juli, ada yang melanjutkan 26 Juni, dan ada yang tidak melanjutkan karena masuk zona biru,” katanya.

Sementara itu angka reproduksi virus (rV) di Jabar kembali meningkat dari angka terendah 0,68 merangkak ke angka 0,82.

“Meski di bawah satu, tapi ini lampu kuning kepada bupati/walikota agar tidak melonggarkan pengawasan,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × one =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital