Kecelakaan Maut di Tanjakan Emen

Terasjabar.co – Kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, yang terjadi pada Sabtu (10/02/18) kemarin sampai saat ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Polres Subang yang juga di-back-up aparat Dirlantas Polda Jabar dan Korlantas Mabes Polri, sudah memeriksa 4 saksi mata peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan 27 penumpang bus parwisata Premium Passion yang semuanya merupakan warga Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciptutat Timur Kota Tangerang Selatan Bandung.

Polisi juga mulai memeriksa 2 saksi kunci yang merupakan sopir dan kernet bus, yakni Amirudin (32) dan Dedi Kusnaedi (39).

Petugas gabungan pun sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Namun polisi sendiri belum bisa memastikan soal penyebab kecelakaan yang tepatnya terjadi di Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater.

Untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan tim gabungan. Namun dugaan sementara, kecelakaan disebabkan karena rem bus bernomor polisi F-7959-AA tersebut, mengalami blong karena kondisi remnya aus setelah melalui pejalanan jauh melewati tanjakan dan turunan.

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto menuturkan, polisi akan menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi segera menetapkan tersangka atas kecelakaan ini. Polisi mengarah pada sopir bus yang membawa rombongan ibu-ibu dari Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat Tangerang.

Namun sang sopir bernama Amiruddin (AM) yang merupakan warga Kampung Laladon RT 01/01 Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor tersebut, masih dirawat intensif di RSUD Subang karena mengalami luka cukup parah. “Dalam proses penyidikan menjadi tersangka,” ujar Hari di Bandung, Minggu (11/02/18).

Dengan kondisi itu, polisi belum bisa memeriksa AM dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Karena kondisi AM itu, maka kita perhatikan aspek kemanusiaan,” ucap Hari.

Soal penyebab kecelakaan tersebut, kata Hari, polisi belum bisa menyimpulkannya. Namun melihat kondisi jalan, menurutnya, sesungguhnya cukup lebar dan ada marka yang jelas. Polisi masih menelusuri penyebab kendaraan oleng saat berada di tikungan dan akhirnya menabrak tebing lalu terbalik.

“Dalam laka lantas itu ada 4 penyebabnya. Pertama human error. Kedua faktor kendaraan. Ketiga faktor cuaca. Keempat bencana alam. Ini masih dalam penyidikan,” tandasnya.

Para korban sendiri, baik meninggal maupun luka-luka, saat ini sudah dibawa ke Tangerang Selatan. Sebanyak 27 jenazah, termasuk korban terakhir yang ternyata warga Tangerang Selatan, sudah dimakankan di TPU Legoso di Keluraan Pisangan Kecamatana Ciputat Timur. Sebanyak 19 jenazah dimakamkan secara massal, sedangkan sisanya dikebumikan sendiri-sendiri sesuai pemintaan pihak keluarga.

Sementara itu, untuk korban luka-luka sudah dipindahkan dari RSUD Subang ke RSUD Tangerang Selatan. Sebanyak 16 korban luka, yang terjadi atas 8 luka berat dan 8 luka ringan mendapat perawatan intensif. Namun selain di RSUD Tangsel, beberapa korban juga dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Jakarta. Sedangkan 2 korban luka, yakni sopir dan kernet bus masih tetap dirawat di RSUD Subang untuk memudahkan penyelidikan polisi.

Daftar korban kecelakaan yang diumumkan oleh pihak RSUD Subang

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan bus di Tanjakan Emen terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Sebanyak 27 tewas di lokasi kejadian. Mereka sebagian besar adalah perempuan yang merupakan warga Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Kecelakaan sendiri berawal saat 1 dari 3 bus rombongan wisata dari Koperasi Simpan Pinjam dari Ciputat Tangerang tersebut baru keluar dari tempat wisata Gunung Tangkubanparahu sekitar pukul 17.00 WIB dan berencana kembali ke Tangerang via Subang.

Namun memasuki turunan Emen, bus yang membawa sekitar 50 penumpang tersebut mengalami rem blong hingga akhirnya bus yang meluncur dengan kecepatran tinggi, oleng lalu menabrak sepeda motor Honda Beat nopol T 4382 MH yang berada di depannya lalu menabrak rambu-rambu lalu lintas. Bus akhirnya berhenti setelah menambrak tebing dan terbalik tepat di lokasi kejadian tepatnya di Kampung Cicenang, Desa/Kecamatan Ciater.

Berikut daftar korban kecelakaan

Meninggal Dunia

  1. Minah Rahayu (46)
  2. Aminah (44)
  3. Nasiah bin Nur Badeng (56)
  4. Munih (57)
  5. Sri Rohayati (49)
  6. Mimin Mintarsih (44)
  7. Liliana (48)
  8. Atifah Siameti (10)
  9. Martiningsih (35)
  10. Yanuati (60)
  11. Julaeha (58)
  12. Sopiah (63)
  13. Sri Widodo (63)
  14. Sugiati (55)
  15. Oktikah
  16. Siti Muliyamah
  17. Hasanah (46)
  18. Juminten (60)
  19. Teti Sumiati (48)
  20. Sri Sulastri (60)
  21. Elida (64)
  22. Jono (56)
  23. Hj Paikem (64)
  24. Rusminah (50)
  25. Siti Payung Alam (39)
  26. Ari Lestari (42)
  27. Agus Waluyo (42)

Luka Berat

  1. M Abdul Fatih (9), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  2. Supriyono (58), Kampung Ciputat RT 03/11 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  3. Darsinah (65), Jalan Legosoraya No 92 RT 07/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
  4. Nasiah (57), Jalan Legosoraya No 92 RT 07/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
  5. Samirah (52), Kampung Ligosok RT 08/01 Kelurahana Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
  6. Satiah (56), Kampung Ligosok RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
  7. Kanah (66), Kampung Ligosok RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
  8. Elmira (3), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan

Luka Ringan

  1. Amirudin (32), pengemudi bus, Kampung Laladon RT 01/01 Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor
  2. Dedi Kusnaedi (39), kernet bus, Kampung Jasinga RT 01/04 Desa Cikopo Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.
  3. Sawiah (41), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  4. Junaenah (58), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  5. Dahlia (46), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  6. Euis Indrawati Gufron (51), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  7. Dewo (57), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  8. Saanih (51), Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  9. Naman (42)Kampung Ciputat RT 08/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan
  10. 10. Yeti Munjiwati (48), Jalan Legosoraya No 92 RT 07/01 Kelurahan Pisangan Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan.

(red)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 12 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam