Pegiat Lingkungan Kecam Pernyataan Ridwan Kamil Soal Citarum

Terasjabar.co – Ketua Dewan Pembina Citarum Institute, Dini Dewi Heniarti menyayangkan pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menilai program Citarum Harum berjalan belum sesuai harapan. Menurutnya itu tidak bijak.

Kritikan pedas itu dilontarkan Dini menanggapi pernyataan orang nomor satu Jawa Barat yang dimuat dalam artikel salah satu media lokal berjudul ‘Citarum Harum Belum Kompak’ pada 30 Desember 2018 lalu.

“Kegagalan Program Citarum Harum, bukan karena persoalan uang. Sebab anggaran itu cukup besar. Masalahnya adalah soal kepemimpinan, sehingga mereka yang menjalankan itu tidak kompak,” ucap Emil sapaan Ridwan Kamil dalam artikel tersebut.

Dia menambahkan, Emil tidak berhak menilai program Citarum Harum gagal atau berhasil. Karena jika melihat aturan yang ada, Presiden Joko Widodo yang berhak menyatakan kegagalan atas program tersebut.

Menurut Dini, pernyataan tersebut tidak selayaknya dilontarkan Emil. Apalagi saat ini dia melihat banyak pihak yang begitu serius membantu menangani masalah yang ada di Sungai Citarum.

“Pernyataan RK (Ridwan Kamil) selaku gubernur, orang nomor satu di Jawa Barat, sangat tidak bijak dan sangat disayangkan. Karena pernyataan itu sangat mengusik perasaan pegiat lingkungan yang terdiri dari berbagi elemen,” ucap Dini dalam siaran pers yang diterima, Selasa (1/1/2018).

Dini mempertanyakan parameter atau tolak ukur yang digunakan oleh Emil dalam menilai program Citarum Harum gagal. Terlebih, program tersebut dimulai pada Maret 2018 atau kurang lebih baru berusia sekitar sembilan bulan.

“Kata kegagalan dalam konteks sekarang, di mana banyak masyarakat yang berdharma bakti untuk memberi kontribusi kepada permasalahan Citarum. Indikator apa yang digunakan, sehingga rasanya terlalu prematur untuk menghakimi program Citarum gagal,” katanya.

Selain itu, masalah kepemimpinan yang disoroti Emil juga menjadi pertanyaan besar. Bila merujuk pada Perpres, pimpinan yang paling tinggi dalam program tersebut adalah presiden diikuti oleh beberapa kementerian di bawahnya.

“Siapa yang disebut mereka yang tidak kompak. Jika mengacu pada Perpres, pimpinan paling tinggi adalah presiden diikuti dengan beberapa kementerian di bawahnya, lalu Komandan Satuan Tugas, Wadansatgas. Ini akan menjadi lingkaran setan, karena akan saling menuduh siapa yang paling banya dosa atas ‘Kegagalan Program Citarum’ ini,” ucapnya.

“Sesuai Perpres No 15 tahun 2018, evaluasi hasil pelaksanan tugas Satgas dilakukan oleh pengarah yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman paling satu kali dalam tiga bulan. Tim DAS Citarum melaporkan hasil evaluasi pelaksanaan tugas kepada Presiden paling sedikit satu kali dalam enam bulan dan sewaktu-waktu diperlukan. Oleh karena itu Presiden-lah yang berhak menyatakan kegagalan atas program Citarum Harum,” katanya.

Dini melihat ada kemajuan yang baik dari program Citarum Harum. Di antaranya masyarakat mulai tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga lingkungan, proses penertiban pabrik-pabrik nakal dan perbaikan lainnya.

“Oleh karena itu, sebaik-baik pemimpin adalah yang menggunakan diksi membawa optimisme, inspirasi, harapan, kegembiraan bagi rakyat yang dipimpinnya,” ujar Dini yang juga menjabat sebagai Dosen Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − two =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius