Banjir Bulak Barat Berlarut, Elly Farida Dorong Penanganan yang Lindungi Aktivitas Warga
Depok, 11/5/26 — Banjir yang berlangsung lama di kawasan Bulak Barat, Cipayung, Kota Depok, kembali menjadi perhatian pada Mei 2026. Pemerintah Kota Depok saat itu menyatakan akan melakukan pengerukan kali dan perbaikan jembatan sebagai langkah penanganan jangka pendek.
Persoalan banjir tersebut juga berkaitan dengan tumpukan sampah yang menghambat aliran air. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan banjir tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga perilaku pengelolaan lingkungan dan perlindungan terhadap aktivitas warga.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Elly Farida, mengatakan dampak sosial dari persoalan banjir harus ikut menjadi perhatian. Menurutnya, warga yang terdampak tidak hanya menghadapi persoalan genangan, tetapi juga gangguan terhadap akses pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan aktivitas keluarga.
“Ketika banjir berlangsung lama, dampaknya merembet ke banyak aspek kehidupan. Anak bisa terganggu sekolahnya, aktivitas ekonomi warga terhambat, dan lingkungan menjadi tidak sehat. Karena itu, penanganannya harus melihat kebutuhan masyarakat secara utuh,” ujar Elly.
Ia mendorong agar penanganan banjir dilakukan melalui koordinasi lintas sektor. Selain pembenahan saluran air dan infrastruktur, edukasi mengenai kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah perlu diperkuat agar persoalan serupa tidak terus berulang.






Leave a Reply