Bahas Ranperda APBD 2026, Sugianto Nangolah Tekankan Optimalisasi Pendapatan dan Sinergi Keuangan Daerah
Terasjabar.co – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Bank BJB Kantor Cabang Khusus Jakarta, Selasa (11/11/2025). Kunjungan ini dalam rangka pendalaman Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Jabar menggali sejumlah aspek strategis terkait pengelolaan keuangan daerah, mulai dari optimalisasi pendapatan hingga penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan.
Bank BJB sebagai mitra utama Pemprov Jabar turut memaparkan kondisi keuangan terkini serta proyeksi pengelolaan kas daerah untuk tahun mendatang.
Anggota Komisi III DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrat H. Sugianto Nangolah, SH., MH. menyampaikan bahwa pembahasan Ranperda APBD 2026 memerlukan data yang akurat serta evaluasi komprehensif dari seluruh mitra strategis, termasuk perbankan.
“Bank BJB memiliki peran penting sebagai pengelola kas daerah. Karena itu, kami perlu memastikan bahwa seluruh mekanisme, mulai dari pendapatan hingga belanja, berjalan efektif dan transparan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Komisi III mendorong agar Bank BJB terus memperkuat layanan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan efisiensi keuangan daerah.
“Kami ingin memastikan APBD 2026 dirancang dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Sinergi dengan Bank BJB harus menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Sugianto.
Selain membahas aspek teknis pendapatan daerah, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya inovasi perbankan untuk mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor. Menurut Sugianto, modernisasi layanan keuangan dapat membantu pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola dan meningkatkan penerimaan asli daerah (PAD).
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda rutin Komisi III dalam memastikan bahwa setiap kebijakan APBD disusun berdasarkan pertimbangan matang, informasi yang valid, dan kolaborasi yang solid antara lembaga legislatif, eksekutif, dan sektor perbankan.
Dengan adanya pertemuan ini, Komisi III DPRD Jabar berharap penyusunan Ranperda APBD 2026 dapat berlangsung lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.






Leave a Reply