Zulkifly Chaniago Dukung Langkah Pemprov Jabar Wujudkan Pembangunan yang Selaras Dengan Alam
Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE., menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi yang menegaskan arah pembangunan menuju “Jabar Istimewa” dengan menekankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
Menurut Zulkifly, langkah strategis Pemprov Jabar yang berfokus pada pengembalian fungsi lahan sesuai peruntukannya merupakan kebijakan yang visioner sekaligus solutif dalam mencegah bencana ekologis di masa depan.
“Kita harus memastikan bahwa pembangunan tidak mengorbankan lingkungan. Alam harus dijaga, karena keseimbangan ekosistem adalah fondasi keberlanjutan pembangunan di Jawa Barat,” ujar Zulkifly kepada Terasjabar.co, Kamis (16/10/2025).
Zulkifly menilai, penertiban bangunan liar di sejumlah kawasan, seperti di bantaran Kali Sepak Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dan kawasan wisata Ciater, Kabupaten Subang, merupakan langkah tepat untuk mengembalikan fungsi lahan dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Kebijakan penataan kawasan seperti di Ciater itu bukan sekadar penertiban, tapi bagian dari upaya memulihkan keseimbangan alam. Ketika fungsi lahan dikembalikan, risiko bencana bisa ditekan dan daya dukung lingkungan akan meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zulkifly mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang tetap memperhatikan aspek sosial dalam kebijakan tersebut, dengan menyediakan lokasi relokasi serta kompensasi bagi warga atau pedagang yang terdampak penertiban.
“Pendekatan yang dilakukan Pemprov Jabar sudah tepat, tegas tapi tetap manusiawi. Ini menunjukkan bahwa pembangunan dan kemanusiaan bisa berjalan beriringan,” tambahnya.
Politisi Demokrat asal daerah pemilihan Subang-Sumedang-Majalengka (SMS) ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.
“Pembangunan yang ideal bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga bumi kita. Jabar Istimewa bukan hanya soal kemajuan, tapi juga harmoni dengan alam,” pungkas Zulkifly.






Leave a Reply